Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Sudah Bicara dengan Putin, Erdogan: Insya Allah Turki Siap Jadi Mediator Ukraina-Rusia

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 14:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dikenal memiliki hubungan baik dengan Moskow dan Kyiv, Turki menyatakan kesiapan untuk menengahi pertengkaran antara Ukraina dan Rusia.

Tawaran itu disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di hadapan wartawan dalam penerbangan ke Turkmenistan, seperti dikutip penyiar NTV pada Senin (29/11).

Dalam komentarnya, Erdogan mengatakan Turki memiliki kepentingan untuk menciptakan perdamaian di wilayah Laut Hitam. Untuk itu, ia sering berdiskusi dengan masalah tersebut dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.


"Apakah itu sebagai mediator atau berbicara kepada mereka tentang masalah ini, dengan mengadakan pembicaraan ini dengan Ukraina dan Bapak Putin, insya Allah, kami ingin mengambil bagian dalam solusi ini," ujarnya.
 
Menanggapi tawaran Erdogan, jurubicara Kremlin Dmitry Peskov menolak untuk berkomentar.

Meski dikenal memiliki hubungan baik dengan Ukraina dan Rusia, baru-baru ini Turki juga membuat kesal Moskow dengan menjual drone bersenjata ke Kyiv di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan.

Turki dan Rusia juga memiliki perbedaan pendapat atas situasi di Suriah dan Libya. Tetapi di sisi lain, Ankara telah menjalin kerjasama energi dan pertahanan yang erat dengan Moskow.

Pejabat AS, NATO dan Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah berkumpul di perbatasan Ukraina. Intelijen militer Ukraina mengatakan Moskow sedang mempersiapkan serangan pada awal 2022.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya