Berita

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga di Bandara Soetta usai melakukan operasi penangkapan di Waleri, Kendal, Jawa Tengah/Ist

Presisi

Satresnarkoba Polres Jakpus Tangkap Bandar Narkoba Penabrak Iptu Lukas dan Ipda Sunardi

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 00:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polda Jakarta Pusat akhirnya berhasil meringkus bandar narkoba yang menabrak Iptu Lukas Marbun dan Ipda Sunardi di daerah Waleri, Kendal, Jawa Tengah.

"Kami telah berhasil menangkap tersangka bandar narkoba yang menabrak anggota kami di Kilometer 208 kawasan Cirebon," kata Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Indrawienny Panjiyoga, Senin (29/11).

Iptu Lukas dan Ipda Sunardi ditabrak saat tengah melakukan penyelidikan kasus narkoba. Peristiwa itu terjadi di salah satu rest area kawasan Cirebon pada Minggu 21 November 2021.


Saat itu, Iptu Lukas dan Ipda Sunardi mengintai bandar yang bertransaksi narkoba jenis sabu di rest area Kilometer 208 kawasan Cirebon, Jawa Barat. Terlihat satu karung kecil berisi sabu diturunkan dari dalam mobil.

Saat itu pelaku diduga menyadari gerak-gerik diamati. Sehingga bergegas masuk ke dalam mobil. Pelaku menolak menghentikan laju kendaraan. Padahal, anggota sempat melepaskan tembakan peringatan.

Tersangka kemudian malah menghantam anggota yang saat itu bertugas. Iptu Lukas Marbun dan Ipda Sunardi terluka akibat ditabrak oleh mobil pelaku.

Tak hanya menangkap bandar narkoba yang menabrak Iptu Lukas dan Ipda Sunardi, Satresnarkoba Polres Jakpus juga berhasil mengungkap sindikat lain. Indrawienny menerangkan, pihaknya menelusuri jaringan lain setelah meringkus salah seorang tersangka di daerah Waleri, Kendal, Jawa Tengah.

Panji mengatakan, pengejaran dilakukan sampai ke wilayah Aceh Barat Daya. Alhasil, didapat kembali salah satu tersangka berinsial I. Dalam penangkapan itu, turut disita barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 21 Kilogram.

"I ditangkap dengan barang bukti berupa sabu sebera 21 kilogram," ujar dia.

Panji mengatakan, dia bersama anggotanya meneruskan perjalanan sampai ke daerah Lubuk Sukon dan Medan. Panji menyebut, ada dua orang yang diamankan di sana.

"Dua orang berperan sebagai pemegang rekening dan salah satu penghubung ke Malaysia," terang dia.

Saat ini, seluruh tersangka dibawa ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakpus. Panji menyebut, mereka adalah jaringan internasional atau mancanegara.

"Tidak ada perlawanan dari pelaku saat kami tangkap. Dan pelaku akan kami periksa dan kami kembangkan kembali," tandas dia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya