Berita

Kerusuhan di ibukota Kepulauan Solomon, Honiara/Net

Dunia

Kerusuhan Belum Terkendali, Fiji Kirim Pasukan Militer ke Kepulauan Solomon

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 15:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Fiji mengumumkan akan mengirim bala bantuan berupa 50 tentara untuk ikut menjaga ketertiban di Kepulauan Solomon, di tengah kekacauan yang meletus sejak pekan lalu.

Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama pada Senin (29/11) mengumumkan pasukan yang dikirim ke Kepulauan Solomon akan dipimpin oleh Mayor Toni Keve. Nantinya mereka akan membantu Pasukan Pertahanan Australia yang sudah ada di sana lebih dulu untuk meredam kerusuhan.

"(Kami) khawatir akan keselamatan dan kesejahteraan saudara dan saudari Pasifik kami di Kepulauan Solomon," ujar perdana menteri, seperti dikutip Sputnik.


Ia mengatakan, Fiji juga telah menempatkan 120 tentara untuk menjaga keamanan di ibukota Honiara.

Selain Fiji dan Australia, Papua Nugini juga telah mengerahkan 34 tentaranya ke Kepulauan Solomon.

Aksi protes berujung rusuh yang terjadi di Kepulauan Solomon sejak pekan lalu menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Manasseh Sogavare. Kerusuhan juga dipicu oleh keputusan pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan, dan memulai hubungan dengan China, yang disebut sebagai kekalahan dari tekanan Beijing.

Sejauh ini, sudah ada tiga orang yang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka selama kerusuhan terjadi.

Sogavare yang menjabat untuk periode keempatnya menyalahkan kekuatan asing atas kerusuhan yang terjadi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya