Berita

Ratu Elizabeth II/Net

Dunia

Anti-Peretas, Ponsel Ratu Elizabeth II Salah Satu Tercanggih di Dunia

MINGGU, 28 NOVEMBER 2021 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai salah satu orang paling penting di dunia, Ratu Elizabeth II disebut memiliki ponsel anti-peretas khusus yang dibuat oleh agen mata-mata Inggris, MI6.

Pakar kerajaan Jonathan Sacerdoti mengungkap, ponsel tersebut hanya dapat menjawab panggilan dari dua orang yang paling sering berbicara dengan ratu.

"Rupanya ratu memiliki dua orang yang paling sering dia ajak bicara di ponselnya, dan dia juga tampaknya memiliki ponsel Samsung yang dikemas dengan enkripsi anti-peretas oleh MI6 sehingga tidak ada yang bisa meretas ponselnya," ujarnya.


Menurut Sacerdoti, dua orang yang paling sering ratu telepon adalah putrinya, Putri Anne, dan manajernya John Warren.

"Jadi ini rupanya siapa yang bisa menghubungi Ratu dari mana saja di dunia jika dia menelepon, dia menjawab," tambahnya.

Menurut penulis Brian Hoey, telepon ratu adalah satu di antara yang paling canggih di dunia. Ponselnya terisi penuh setiap saat oleh asisten pribadinya. Bahkan ponsel ratu adalah model ultra-ramping dengan kamera.

Scaredoti juga menyebutkan laporan yang mengatakan bahwa ratu juga memiliki akun Facebook pribadi rahasia.

"Ada laporan bahwa ratu memiliki akun Facebook rahasia, yang saya tidak percaya (karena) dia berusia 95 tahun. Saya kadang-kadang mengalami masalah dengan teknologi baru, tapi dia tampaknya benar-benar dapat mengambil hal-hal ini," jelasnya.

Meski sudah renta, Ratu Elizabeth II telah beradaptasi dengan teknologi baru dan belajar cara mengirim pesan teks dan melakukan panggilan video, khususnya sejak awal pandemi virus corona. Dia juga tetap berhubungan dengan keluarga kerajaan dan menerima tamu penting melalui Zoom.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya