Berita

Ilustrasi tes Covid-19/Net

Dunia

Inggris, Jerman hingga Italia Deteksi Kasus Covid-19 Varian Omicron

MINGGU, 28 NOVEMBER 2021 | 06:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Beberapa negara di Eropa dilaporkan telah mendeteksi varian baru virus corona Omicron yang diyakini lebih menular dan lebih berbahaya.

Dari laporan Reuters pada Minggu (28/11), Inggris, Jerman, dan Italia sudah melaporkan kasus terkait varian B.1.1.529 yang pertama kali diidentifikasi dari Afrika Selatan tersebut.

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan ada dua kasus varian Omicron yang terdeteksi terkait dengan perjalanan ke Afrika Selatan.


Seiring dengan penemuan tersebut, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memperketat langkah-langkah seperti melakukan tes Covid-19 bagi orang-orang yang tiba di Inggris.

"Kami akan meminta siapa pun yang memasuki Inggris untuk melakukan tes PCR pada akhir hari kedua setelah kedatangan mereka dan mengisolasi diri sampai mereka mendapatkan hasil negatif," ujarnya.

Selain itu, Johnson mengatakan, orang-orang yang telah melakukan kontak dengan kasus yang diduga Omicron juga wajib mengisolasi diri selama 10 hari.

Di Jerman, Kementerian Kesehatan mengumumkan telah menemukan dua kasus varian Omicron. Dua orang itu memasuki Jerman dari Bandara Munich pada 24 November, sebelum Jerman menutup perbatasan dengan Afrika Selatan.

Sementara itu di Italia, Institut Kesehatan Nasional mengatakan kasus varian baru telah terdeteksi di Milan pada seseorang yang berasal dari Mozambik.

Otoritas kesehatan Ceko juga mengatakan mereka sedang memeriksa kasus dugaan varian pada seseorang yang menghabiskan waktu di Namibia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan Omicron sebagai "variant of concern" karena berpotensi lebih menular daripada varian penyakit sebelumnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya