Berita

Pertemuan antara delegasi Taliban dengan Amerika Serikat/Net

Dunia

Taliban dan AS akan Melanjutkan Dialog terkait Masa Depan Afghanistan di Doha Besok

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 14:42 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Juru bicara pemerintahan pimpinan Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan pertemuan antara Taliban dan Amerika Serikat (AS) akan dilanjutkan di ibu kota Qatar, Doha.

Pertemuanyang direncakan pada Sabtu (27/11) akan membantu memperbaharui komitmen, menghilangkan kekhawatiran dan upaya akan berlanjut untuk pembebasan uang beku Afghanistan.

"Para pejabat Imarah Islam Afghanistan akan melanjutkan pembicaraan dan melanjutkan pembicaraan dengan perwakilan AS sejalan dengan perjanjian Doha dan pembicaraan dapat membantu," kata Mujahid, seperti dikuti dari kantor berita pemerintah Bakhtar, Jumat (26/11).


Dalam postingan Facebook, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan Abdul Qahar Balkhi mengatakan, delegasi Kabul yang dipimpin oleh pejabat Menteri Luar Negeri Mawlavi Amir Khan Muttaqi akan berada di Doha pada sabtu (27/11) hingga Senin (29/11) untuk berbicara dengan delegasi AS.

Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan dan Pakistan Tom West juga dilaporkan akan tiba di Doha pada hari yang sama.

Hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan bersama termasuk pelepasan aset yang dibekukan, bantuan kemanusiaan, pembukaan kembali kedutaan AS di Afghanistan akan dibahas dalam pembicaraan tersebut.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya