Berita

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo/Ist

Presisi

Polri Tempel Stiker Pengendara yang Lolos Pos PPKM Nataru

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 03:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang berpotensi terjadi saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Polri akan mendirikan pos PPKM di setiap wilayah perbatasan. Pos PPKM ini merupakan bagian dari operasi lilin yang digelar Polri bersama stake holder terkait.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, saat ini pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 62/2021 resmi memberlakukan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia.

Nantinya, kata Dedi, pengendara yang dinyatakan lolos PPKM akan ditempel stiker.


Kita juga akan beri stiker setiap masyarakat yang bepergian menggunakan kendaraan, nanti dipasang stiker, stiker itu sebagai penanda bahwa dia sudah lolos posko PPKM," kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/11).



Kita juga akan beri stiker setiap masyarakat yang bepergian menggunakan kendaraan, nanti dipasang stiker, stiker itu sebagai penanda bahwa dia sudah lolos posko PPKM," kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/11).

Dedi menyampaikan stiker itu juga menjadi penanda bahwa pengendara tersebut telah lolos pemeriksaan swab antigen atau vaksin Covid-19 di posko PPKM level 3.

"Menandakan bahwa dia sudah swab antigen dan dia sudah vaksin dan lain sebagainya. Untuk memastikan bahwa yang keluar itu benar-benar clear, jangan sampai yang keluar itu masih terpapar virus Covid-19," pungkas Dedi.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini mengingatkan, agar jangan sampai terjadi kembali lonjakan kasus Covid-19 seperti musim libur Natal dan Tahun Baru maupun setelah perayaan hari raya Idul Fitri beberapa bulan yang lalu.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya