Berita

Juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China Wu Qian/Net

Dunia

Tentara China Ancam Gagalkan Setiap Upaya Memerdekakan Taiwan

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 17:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China semakin tegas dan tidak main-main menanggapi perkembangan yang meningkat terkait kemerdekaan Taiwan, pulau yang selama ini diklaim sebagai miliknya.

Sebuah pernyataan disampaikan juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China, Wu Qian, soal kesiapan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mencegah upaya apa pun yang mengarah ke proses kemerdekaan Taiwan.

"PLA siap setiap saat untuk memerangi dan menghancurkan setiap upaya separatis untuk kemerdekaan Taiwan, dan untuk dengan tegas membela kedaulatan dan integritas teritorial China," kata Wu, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (26/11).


Pernyataan Wu datang sebagai tanggapan atas munculnya laporan pertahanan yang dikeluarkan oleh departemen pertahanan otoritas Taiwan.

Wu juga kembali menekankan bahwa Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari China dan laporan semacam itu, katanya, tidak masuk akal.

"Partai Progresif Demokratik (DPP) Taiwan telah menghasut permusuhan di seluruh Selat Taiwan untuk keuntungan politiknya sendiri, berkolusi dengan kekuatan eksternal dan membuat provokasi dengan mencari kemerdekaan Taiwan," kata Wu.

"Tindakan semacam itu telah sangat merugikan kesejahteraan rekan senegaranya Taiwan dan sangat merusak perdamaian dan stabilitas di seberang Selat," ujarnya.

Wu juga mengaskan bahwa penyatuan kembali China adalah proses sejarah yang tak tertahankan.

"Mencari kemerdekaan dengan paksa" akan membuktikan jalan buntu," ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya