Berita

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat/Ist

Presisi

Ada Sajam dan Peluru Revolver, Demo Ormas PP Sengaja Didesain Gaduh?

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 15:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sejumlah senjata tajam berbagai jenis ditemukan polisi saat menggeledah tas anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) yang terlibat unjuk rasa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis kemarin (25/11).

Dalam tas mereka, ditemukan golok, pisau badik, stik golf, ketapel, hinga dua butir peluru. Seluruh barang bukti tersebut ditampilkan saat konferensi pers di depan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Senjata-senjata ini dibawa dari rumah. Dia bawa senjata-senjata ini untuk demo. Kalian bisa simpulkan sendirilah (tujuannya)," kata Direktur Krimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.


Terkait dengan barang bukti peluru, pihak kepolisian bakal mendalaminya lebih lanjut.

"Kedapatan membawa dua butir peluru kaliber 38 punya Revolver. Ini akan kami kembangkan terus dari mana diperoleh dan untuk apa digunakan," kata Tubagus.

Polisi sudah menetapkan 15 orang yang kedapatan membawa senjata tajam sebagai tersangka dan dijerat Pasal 2 Undang-Undang Darurat 12/1951.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya