Berita

Gubernur Jatim Khofifah bersama Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid sebelum terima penghargaan/Ist

Politik

Aktif Tingkatkan Perdagangan Antar Provinsi, Khofifah Diganjar Penghargaan oleh Kadin

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 15:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Timur meraih penghargaan sebagai Tokoh Aktif Pendorong Peningkatan Perdagangan Antar Provinsi dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di  Exhibition Hall Convex Grand City Surabaya, Kamis (25/11).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid kepada Gubernur Khofifah dalam rangkaian Pembukaan Pameran Produk Unggulan Bangga Buatan Indonesia INAPRO Expo 2021.

Atas penghargaan tersebut, Khofifah mengucapkan terima kasih kepada Kadin Indonesia, Kadin Jatim dan seluruh stakeholder yang tetap pro aktif mendorong sektor perdagangan meski ditengah situasi pandemi.


“Terima kasih Kadin dan seluruh stakeholder atas energinya yang banyak memberikan support bagi kami yang ada di Provinsi Jatim. Lebih banyak memberikan kepada seluruh pergerakan perdagangan termasuk untuk UMKM di Jatim,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, meskipun ekspor luar negeri Jawa Timur masih mengalami defisit Rp 49 triliun, akan tetapi ekspor dalam negeri mencapai surplus Rp 173 Triliun.

Menurut Khofifah, hal itu menjadi bukti pasar dalam negeri masih menjadi potensi yang sangat kuat bagi Jatim.

“Provinsi Jatim ini suasananya mendukung tumbuh kembang ekonomi yang produktif dan kondusif atas dorongan masyarakat yang solid, kreatif dan solidaritas yang  tinggi,” imbuhnya.

“Pemprov Jatim saat ini memiliki  25 Kantor Perwakilan Dagang (KPD) di berbagai provinsi. Pemprov Jatim juga melakukan misi dagang ke provinsi lain,” jelas gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Menurut Khofifah, dalam mendorong roda perdagangan antar provinsi, perlu menemukenali potensi pasar yang dimiliki baik dalam maupun  luar negeri.

Sehingga ketika terdapat misi dagang maka tidak sekedar pertemuan penjual dan pembeli tetapi juga  investasi serta tidak kalah pentingnya  saling menemukenali potensi yang dimiliki antar wilayah.

“Dalam waktu dekat, Jatim akan melakukan misi dagang ke Ambon. Tahun depan jika situasi Covid-19 terus melandai maka akan dilakukan misi dagang ke 12 titik,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga memaparkan skala ekonomi Provinsi Jatim yang notabene adalah terbesar kedua di Indonesia.

Hingga triwulan III Tahun 2021, kontribusi Jatim terhadap PDB nasional mencapai 14,54 persen. Sementara kontribusi Jatim terhadap konstelasi se-Jawa mencapai 25,33 persen.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menilai, Khofifah sangat aktif dan bersinergi mendorong peningkatan perdagangan antar provinsi.

Peningkatan ekspor dalam negeri terus konsisten terus dilakukan hingga akhir tahun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya