Berita

Richard Pound/Net

Dunia

WADA Anugerahi Gelar Presiden untuk Pejabat Kanada Richard Pound

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 11:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Anti-Doping Dunia (WADA) telah secara resmi menganugerahkan gelar Presiden Pendiri kepada Richard Pound, pejabat Kanada yang sejauh ini banyak berperan dan membantu di badan tersebut sejak 1999.

Penunjukkan Pound, anggota terlama dari Komite Olimpiade Internasional (IOC), mendapat sambutan meriah saat menerima posisi kehormatan tersebut.

"Hari ini, Dewan Yayasan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) dengan suara bulat mengeluarkan resolusi pada pertemuan hibrida di Paris, Prancis, yang menganugerahkan gelar Presiden Pendiri WADA pada Richard W. Pound sebagai pengakuan atas kontribusinya yang besar terhadap perlindungan olahraga," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari TASS, Kamis (25/11).


Penghormatan diberikan kepada Pound, yang memimpin WADA dari 1999 hingga 2007 dan bertugas di Dewan Yayasannya hingga akhir tahun lalu.

Pound, dengan suka cita menerima gelar tersebut dan mengatakan itu adalah kehormatan luar biasa.

Penunjukkan itu berarti pria 79 tahun ini dapat diundang ke acara-acara besar WADA dan berkontribusi bagi WADA.

Pound, yang masa jabatannya di IOC akan berakhir tahun depan, telah terlibat dengan WADA dalam berbagai kapasitas selama bertahun-tahun.

Dia mengawasi penyusunan dan implementasi Kode Anti-Doping Dunia dan, baru-baru ini, memimpin penyelidikan profil tinggi ke dalam skandal doping Rusia yang terkenal.

Presiden WADA Witold Bańka memuji Pound sebagai "perintis" dan "pria yang berintegritas tinggi", menambahkan bahwa orang Kanada itu "menjadi melambangkan gerakan olahraga bersih".

Bańka, kepala pengawas global keempat, mengklaim gelar Founding President adalah "pengakuan atas kontribusi besar Anda kepada WADA dan perlindungan olahraga bersih di seluruh dunia".

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya