Berita

Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu/Net

Politik

Said Didu Mentalkan Penjelasan Stafsus Sri Mulyani Soal Penjualan Saham Bandara Kualanamu

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 02:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepemilikan saham Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatra Utara, yang sebesar 49 persen sudah menjadi milik perusahaan asal India bernama India GMR Airport International.

Tak sedikit masyarakat yang merasa heran dengan keputusan pemerintah yang menjual hampir setengah kepemilikan bandara Kualanamu kepada pihak asing.

Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu, menjadi salah seorang yang justru tidak begitu heran dengan penjualan saham bandara Kualanamu ini. Hal itu ditunjukkan dengan sebuah satire.


"Akhirnya, selamat menikmati," ujar Said Didu melalui akun Twitternya, Kamis (25/11).

Kicauan Said Didu ini rupanya menarik perhatian seorang pejabat pemerintahan. Dia adalah Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo yang menyinyir Said Didu sembari menjelaskan maksud penjualan saham bandara Kualanamu.

"Ah Pak Said Didu kura-kura dalam perahu nih. Jelas kan Pak, itu kerja sama pengelolaan selama 25 tahun. Saham mereka 49 persen, BUMN kita 51 persen," kicau Yustinus.

"Bandaranya tetap milik kita, justru kita tak perlu mengeluarkan uang untuk membiayai pengelolaan tapi tetap mendapat bagi hasil. Setuju Pak?" pungkasnya.

Komentar Yustinus tersebut dijawab balik oleh Said Didu dengan sebuah pernyataan yang cukup tegas soal intisari dari penjualan saham bandara Kualanamu.

"Itu sama dengan menjual atau menggadaikan saham sebanyak 49 persen. Itu menunjukkan bahwa kita sudah tidak mampu. Jelas?" tanya balik Said Didu menutup.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya