Berita

Setelah satu anggotanya tertangkap Densus, MUI akan memperketat proses rekruitmen pengurus/RMOL

Politik

Satu Anggotanya Tertangkap Densus 88, Rencana MUI Perketat Rekruitmen Pengurus Didukung Foksi

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 19:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pascapenangkapan salah satu anggotanya pengurusnya ditangkap Densus 88, Majelis Ulama Indonesia akan memperketat proses rekruitmen pengurus.

Merespons hal itu, Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia (Foksi) Muhammad Natsir Sahib menyatakan mendukung langkah MUI. Selain dukungan pada MUI, Natsir juga mengatakan Densus 88 sudah tepat menangkap terduga teroris yang terafiliasi Jamaah Islamiyah (JI) itu.

Kata Natsir, Jamaah Islamiyah jangan hanya dipandang dari aspek serangan teror saja. Sebab, yang ia amati pergerakan anggota JI sudah masuk ke dalam lembaga sosial keagamaan di tengah masyarakat.


Ia mengatakan, sel jaringan JI perlu ditangani secara sistematis. Terkait dengan teror, MUI sendiri juga telah mengeluarkan fatwa bahwa tindakan tersebut haram.

"Siapapun pelaku terorisme harus ditindak secara tegas melalui hukum yang kita miliki," kata M. Natsir, Kamis (25/11).

Foksi kata Natsir juga mendorong MUI untuk tidak permisif kepada pengurus-pengurusnya yang mendukung paham-paham radikalisme dan terorisme.

"Kami dari Foksi mendukung rencana MUI Pusat memperketat proses rekrutmen kelembagaan agar pengurus tidak terkontaminasi anasir jaringan teroris," ujar Natsir.

Selain itu, Foksi juga mendukung upaya pemerintah dalam memberantas terorisme. Ia memandang tindak terorisme telah memberi ancaman kepada masyarakat.

"Benih-benih pemikiran radikal tidak bisa dibiarkan demi menjaga kedamaian dan kemajemukan di tengah masyarakat dan bangsa Indonesia," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya