Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat menerima kunjungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, di kediaman Ketua DPD RI, kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (24/11)/Net

Politik

Dikunjungi Panglima TNI, LaNyalla Singgung Keinginan Hapus Presidential Threshold

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sinergi antara DPD RI dan TNI diharapkan bisa terbangun dalam rangka memajukan daerah. Harapan ini disampaikan langsung Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat menerima kunjungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, di kediaman Ketua DPD RI, kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (24/11).

"DPD nanti pasti akan 'ngerusuhi' Panglima TNI. Karena saya harap antara DPD dan TNI bersinergi dan kerja bareng dalam membangun dan memajukan daerah," kata LaNyalla yang dalam pertemuan ini ditemani Ketua Komite I DPD RI Sylviana Murni, Ketua Komite I Fachrul Razi, dan anggota DPD RI Bustami Zainudin.

Dalam pertemuan itu, LaNyalla turut menyinggung soal keinginan DPD RI melakukan Amandemen Konstitusi ke-5. Khususnya dalam menghapus ambang batas pencalonan presiden pada gelaran pilpres.


"Kita ingin agar ambang batas pencalonan presiden tidak dibatasi alias 0 persen. Kita juga berharap nanti ada calon perseorangan. Karena suara anggota DPD itu suara murni rakyat yang kalau dijumlah lebih banyak dari suara anggota DPR," paparnya.

Sementara Jenderal Andika Perkasa memohon doa restu kepada Ketua DPD RI agar amanah dan lancar dalam menjalankan tugas.

"Secara resmi saya berkunjung kepada DPD sebagai lembaga tinggi di negara ini. Mohon doa restu dan mohon info dari DPD RI apa yang perlu saya ketahui dan apa yang perlu menjadi perhatian TNI. Sehingga bisa saya antisipasi ke depan," ujarnya. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya