Berita

Direktur Utama PT SILO, Effendy Tios saat penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) antara PT SILO dengan PLN di Kantor Pusat PLN/Ist

Bisnis

Sebuku Indonesia Industrial Park Siap Beroperasi, PT SILO Kerjasama dengan PLN Pasok Listrik 310 MVA

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 22:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) menyiapkan sebuah kawasan perindustrian khusus yang terlengkap di dunia. Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan biji besi itu menyiapkan areal yang dinamakan Sebuku Indonesia Industrial Park (SIIP).

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT SILO, Effendy Tios saat penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) antara PT SILO dengan PLN di Kantor Pusat PLN, Jakarta Selatan, Rabu (24/11/).

Menurut Effendy Tios, kawasan Sebuku Indonesia Industrial Park (SIIP) ini nantinya akan menjadi pusat industri yang komprehensif dan terlengkap tidak hanya di Indonesia, tetapi juga mungkin di dunia.


"Karena Pulau Sebuku sebagai kawasan industri yang memiliki banyak keunggulan, lokasi strategis karena tersedianya sarana transportasi, tersedia sarana pelabuhan yang bisa menampung kapal-kapal besar. Ini sangat potensial untuk membangun sektor perekonomian kita.  Karena itu, ke depan kebutuhan akan energi listrik sangat besar,” tegasnya.

Apalagi, imbuh dia, keunggulan lain yang dimiliki Sebuku adalah ketersediaan batubara yang meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

"Batubara yang melimpah di kepulauan Kalimantan, ini menjadi nilai lebih dibandingkan dengan kawasan industrial lain. Sebab kawasan industrial lain, itu untuk batubaranya didatangkan dari pertambangan di Kalimantan. Nah, Sebuku ini kawasan yang bisa dibilang langsung berada di mulut tambang," pungkasnya.

Karena itu, diperlukan energi listrik yang sangat besar. "Di sinilah perlunya kerjasama yang saling menguntungkan, karena industri ini tidak boleh ada suplai listrik yang terhenti, jangan sampai ada listrik padam. Kita kerja sama dengan PLN sebesar 310 MVA ini buka main besarnya," ujarnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya