Berita

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ulil Abshar/RMOL

Politik

Kabar Tanda Tangan Rois Aam Dipalsu, Wasekjen PBNU: Silahkan Tabayyun

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 22:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semua pihak diminta tabayyun atau melakukan klarifikasi terhadap munculnya berita adanya pemalsuan tanda tangan Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kabar pemalsuan itu terjasi saat penerbitan Surat Keputusan (SK) Pengurus Wilayah (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).

Dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ulil Abshar, Sekretariat PBNU telah menjalankan tugas sesuai aturan baik Peraturan Organisasi tentang Tata Cara dan Prosedur Penerbitan Surat Keputusan.  


Dikatakan Ulil, pengajuan SK PCNU harus ada rekomendasi PWNU setempat ditanda tangani 4 orang, yakni Rois Syuriah, Katib Syuriyah, Ketua Tanfidziyah dan Sekretaris Tanfidziyah dengan lampiran berkas berita acara lengkap konferensi dan rapat tim formatur.

Sementara itu untuk pengajuan SK PWNU, lanjut Ulil, permohonan tim formatur ditandatangani oleh Rois Syuriyah terpilih sebagai Ketua Formatur dan Ketua Tanfidziyah terpilih sebagai Sekretaris.

Selain itu dilampiri berita acara hasil konferensi dan persyaratan lain yang diatur dalam pasal pengajuan Surat Keputusan.

Untuk proses teknisnya, kata dia, setelah dicek kelengkapannya, surat permohonan dimajukan ke Kesekjenan untuk di disposisi apakah diproses atau tidak.

Kata Ulil, jika disetujui selanjutnya dimintakan tanda tangan pengurus yaitu Rois Aam, Katib Aam, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PBNU dengan melampirkan disposisi.

"Jadi tidak benar kalau ada tanda tangan SK discan atau dipalsukan, karena prosesnya langsung bertemu 4 orang tadi. Sedangkan untuk kontrol SK-SK ada petugasnya dari sekretariat yang membawa berkas minta tanda tangan basah," ujar Ulil kepada wartawan, Rabu (24/11).

Diakui Ulil, menjelang gelaran Muktamar PBNU, memang banyak permohonan SK yang tertahan di Syuriyah atau Katib Aam dan Rais Aam. Walaupun, sudah ditandatangani Tanfidziyah atau Ketua Umum dan Sekjen.

"Artinya kan pemalsuan tanda tangan kabarnya masih kabar burung, maka sebaiknya beliau tabayyun terlebih dahulu agar tidak menjadi fitnah," katanya.

Ulil menegaskan  bahwa sampai saat ini belum ada yang tabayyun ke Sekretariat PBNU, terkait SK mana saja yang tandatangan Rais Aam dipalsukan.

"Setiap SK kami mintakan secara langsung tanda tangannya, maka kemungkinan sangat kecil sekali terjadinya tanda tangan SK discan," kata Ulil.

Wakil Ketua Rois Syuriah PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar minta PBNU menggelar Muktamar ke-34 sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. AD/ART merupakan keputusan tertinggi yang harus dijadikan pedoman.

Anwar Iskandar mengingatkan, seiring kabar ada pemalsuan-pemalsuan tandatangan SK seperti yang saat ini banyak dibicarakan cabang dan wilayah. Apalagi ada kabar yang dipalsukan tandatangannya adalah Rois Aam.

"Kalau kabar ini benar kasihan Rois Aam," kata Anwar yang kerap jadi juru bicara atau penyambung Kiai-kiai sepuh Jawa Timur ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya