Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat menjadi pembicara diskusi panel bertajuk “Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi, dan Terorisme guna Pembangunan SDM Unggul di Era VUCA” di Bali/Ist

Hukum

Diskusi Bareng BNN dan BNPT, Firli Bahuri Ajak Terapkan Manajemen Anti Suap

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 22:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan (KPK) Firli Bahuri menghadiri diskusi panel yang di blanded dengan wabinar bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme di Bali, Rabu (24/11).

Diskusi panel yang mengambil tema besar Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi, dan Terorisme guna Pembangunan SDM Unggul di Era VUCA” ini diikuti juga Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kepala BNN Komjen Petrus Golose sebagai pembicara.

Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putera dan Panglima Kodam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak serta diikuti Bupati/Walikota dan Kapolres se-Bali.


Dalam penyampaiannya, Firli menyerukan agar sebagai anak bangsa harus mampu menjadi bagian dari solusi persoalan bangsa yang dihadapi, khususnya persoalan tindak pidana korupsi.

“Kita tuntaskan dan temukan solusinya, terutama upaya pendidikan masyarakat dan tindakan-tindakan pencegahan supaya tidak terjadi perkara tindak pidana korupsi. Kami berharap kita semua, dapat mengambil peran untuk tindakan-tindakan pencegahan supaya tidak terjadi korupsi,” kata Firli dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu malam (24/11).

Dengan begitu, Firli menyerukan agar semua pihak dapat menjadi pelaku sejarah dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi salah satunya dengab dengan berpikiran sama yakni bagaimana tidak lagi melakukan praktik-praktik korupsi, membiarkan adanya praktik-praktik korupsi dan tidak lagi berdamai terhadap sistem yang ramah terhadap korupsi.

“Rekan-rekan BNN, BNPT, serta peserta webinar yang hadir Gubernur, Bupati dan Walikota mengambil peran untuk membangun WBS (Whistleblowing System) dan Unit Pengendali Gratifikasi dan juga menerapkan Manejemen Anti Suap ( MAS),” imbau Firli.

“Mari bersatu padu berkarya untuk bangsa, mengabdi memberantas praktik-praktik korupsi,” pungkas Firli menandaskan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya