Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat menjadi pembicara diskusi panel bertajuk “Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi, dan Terorisme guna Pembangunan SDM Unggul di Era VUCA” di Bali/Ist

Hukum

Diskusi Panel di Bali, Firli Bahuri: Jangan Pernah Ramah dengan Korupsi

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 21:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menghadiri langsung diskusi panel Blended dengan Webinar di Bali, Rabu (24/11).

Diskusi yang mengangkat tema “Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi, dan Terorisme guna Pembangunan SDM Unggul di Era VUCA” ini dihadiri oleh Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kepala BNN Komjen Petrus Golose juga Gubernur Bali I Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putera dan Panglima Kodam IX Udayana Mayjen Maruli Simanjuntak serta diikuti Bupati/Walikota dan Kapolres se-Bali.

“Sebagai anak bangsa haruslah menjadi menjadi bagian dari solusi masalah-masalah kebangsaan kita,” kata Firli dalam keterangan di akun Twitter resminya @firlibahuri Rabu malam (24/11).


Persoalan kebangsaan saat ini, menurut Firli ialah bencana alam dan non alam, perdagangan gelap dan peredaran narkotika, terorisme dan radikalisme serta korupsi. Namun Firli yakin dengan sinergi, banyaknya persoalan dan tantangan juga hambatan yang menghadang pasti bisa dilewati dan ditemukan solusinya.

“Sesuai tema kegiatan kita yakni inergitas pemberantasan narkoba, korupsi dan terorisme untuk pembangunan SDM Indonesia yang unggul,” kata Firli.

Dalam kesempatan itu, Firli menyampaikan apresiasi dan rasa cintanya kepada BNN dan BNPT karena telah terbangunnya hubungan kerja yang harmonis dalam rumpun eksekutif. KPK, tegas Firli, selalu berkomitmen untuk upaya-upaya pemberantasan korupsi sesuai tugas pokok KPK Pasal 6 huruf (a) sampai (f) UU No 19/2019.

“Jangan pernah ramah dengan korupsi, jangan pernah berpikir untuk melakukan korupsi karena korupsi menghambat pertumbuhan ekonomi, merampas hak-hak asasi, korupsi menggagalkan terwujudnya tujuan negeri,” pungkas Firli Bahuri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya