Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Legislator PKS: Erick Thohir Harusnya Lebih Kreatif Kalau Mau Bangun Citra

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 17:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri BUMN Erick Thohir diminta fokus mengerjakan tugas-tugas pemerintahan yang lebih penting dan strategis daripada mengurus toilet SPBU Pertamina.

Menurut anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, saat ini ada banyak hal yang lebih strategis dan perlu mendapat perhatian serius dari Menteri BUMN. Seperti nasib Garuda yang terancam bangkrut, utang PLN, hingga progres pembangunan kilang Tuban, Pertamina, dll.

"Daripada mengurus toilet SPBU lebih baik Menteri Erick mendorong Pertamina agar segera menyelesaikan Kilang Tuban, sehingga kita dapat mengurangi impor BBM dan menekan defisit transaksi berjalan sektor migas,” kata Mulyanto lewat keterangannya, Rabu (24/11).


Mulyanto juga mendesak agar Erick mengawasi Pertamina lebih ketat, agar tidak lagi terjadi kebakaran kilang BBM seperti di Balongan dan Cilacap.

"Jangan sampai seperti sekarang ini, setiap empat bulan sekali terjadi kebakaran kilang Pertamina,” imbuhnya.

Legislator PKS ini menambahkan, masalah di wilayah kerja Kementerian BUMN sangat banyak. Mulai dari masalah di perusahaan induk sampai di anak-cucu BUMN, termasuk BUMN energi.

Semua masalah itu butuh perhatian dan pengawasan yang serius. Sehingga tidak ada yang merugi dan disuntik PMN (penyertaan modal negara) setiap tahun, seperti diminta Presiden Jokowi.

Karena itu, Mulyanto minta Erick fokus menyelesaikan permasalahan tersebut. Bukan malah genit tebar pesona untuk membangun pencitraan.

"Kalaupun mau membangun citra untuk keperluan pilpres, cara Erick sangat tidak menarik. Masuk gorong-gorong, bersihkan got, pantau toilet, sudah menjadi trade mark calon lain,” jelasnya.

Sebagai jebolan Master of Business Administration National California University harusnya Erick bisa lebih kreatif membangun citra dirinya. Erick dapat menunjukan kepada masyarakat kemampuan terbaiknya dalam mengelola BUMN.

"Bukan dengan aksi yang remeh-temeh seperti soal toilet SPBU Pertamina. Kalau Erick ngurus toilet SPBU, sama saja men-downgrade kemampuannya. Nantinya bukan citra positif yang didapat malah citra negatif yang dituai,” demikian Mulyanto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya