Berita

Kevin Strickland/Net

Dunia

Dipenjara Selama 43 Tahun, Pria Kulit Hitam Akhirnya Dibebaskan karena Ternyata Tidak Bersalah

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 07:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selasa (23/11) akan menjadi hari paling bersejarah bagi pria kulit hitam asal Kansas City. Ia dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan dari penjara setelah 43 tahun mendekam di dalamnya.

Pembebasan Kevin Strickland yang saat ini berusia 62 tahun, mengakhiri salah satu hukuman salah terpanjang dalam sejarah AS.

Strickland divonis pada 1979 atas tiga pembunuhan di Kansas City. Dalam setiap sidang, ia selalu menyatakan bahwa ia tidak bersalah dan tidak berada di TKP.


Pada Mei 2021, Jaksa Penuntut Jackson County Jean Peters Baker mengatakan bahwa tinjauan kasus kantornya telah membuat ia yakin bahwa Strickland mengatakan yang sebenarnya.

Setelah Mahkamah Agung Missouri pada bulan Juni menolak untuk mendengarkan petisi pembebasan Strickland, Peters Baker menggunakan undang-undang negara bagian yang baru untuk mencari sidang pembuktian, yang ia bawa pada sidang di awal November.

Upaya Peters Baker membawa hasil. Hakim James Welsh memutuskan bahwa Strickland telah meneriman 'hukuman yang salah' dan memerintahkan dia dibebaskan.

Strickland mengungkapkan bahwa ia nyaris tidak menduga kebenaran itu akan datang untuknya, setelah puluhan tahun tidur dalam ruang kecil yang dingin dan sangat tersiksa.

"Aku tidak menyangka hari ini akan datang," ujarnya, seperti dikutip dari CNN, Selasa (23/11).

Strickland mengatakan dia mengetahui berita pembebasannya di tengah sinetron yang dia tonton. Ia mengungkapkan dengan suara gemetar karena haru bahwa ia sangat mensyukuri hari yang bersejarah itu.

Kasus Strickland diperjuangkan oleh The Midwest Innocence Project dari University of Missouri Kansas City School of Law, yang mengadvokasi atas nama orang yang dihukum secara salah.

Empat orang ditembak di Kansas City, Missouri, pada 25 April 1978, mengakibatkan tiga kematian, menurut afiliasi CNN KSHB.

Satu-satunya yang selamat dari kejahatan tersebut, Cynthia Douglas, bersaksi pada sidang pertama tahun 1978 bahwa Strickland berada di lokasi pembunuhan itu. Ia selamat dari penembakan setelah mengalami cedera.

Douglas, yang meninggal pada tahun 2015, kemudian menarik kesaksiannya pada beberapa bulan kemudian, tetapi saat itu Strickland telah didakwa oleh juri kulit putih dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Douglas sendiri kemudian melakukan upaya untuk membebaskan Strickland melalui Midwest Innocence Project.

Dua penyerang yang diidentifikasi Douglas di tempat kejadian mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua dan masing-masing akhirnya menjalani hukuman sekitar 10 tahun penjara atas kejahatan tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya