Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Erick Manfaatkan BUMN untuk Pencitraan, Arief Poyuono: Gak Masalah, Asal Jangan Pakai Duit BUMN untuk Nyapres

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 22:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyono sudah membaca tindak tanduk Erick Thohir belakangan ini. Terakhir, Erick meminta agar WC disetiap SPBU Pertamina digratiskan.

“Erick Thohir minta WC di POM bensin gratis kayaknya lebih untuk pencitraan menuju Pilpres 2024 deh,” kata Arief Poyuono dalam keteragan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (23/11).

Meminta WC yang ada di SPBU gratis, kata Arief bukanlah prestasi apalagi terobosan baru sehingga harus diviralkan. Pasalnya, lanjut dia, banyak juga WC yang berada di SPBU tidak berbayar, maupun jika membayar karena masyarakat sukarela demi kepentingan kebersihan WC itu sendiri.


“Kalau mau maju nyapres sambil pencitraan dengan mengunakan jaringan BUMN sih sudah jelas dijamin 100 persen sedang dilakukan Erick Thohir saat ini, bukan cuma di pom bensin kali ya, foto-fotonya sebagai produk iklan juga banyak di layar-layar ATM bank milik BUMN,” sindir Arief.

Namun demikian, Arief memaklumi apa yang dilakukan oleh Erick Thohir menggunakan jaringan BUMN untuk kepentingan dirinya pada Pilpres 2024 yang akan datang.

“Yang penting jangan gunakan duit BUMN untuk mengumpulkan dana untuk nyapres nantinya,” kecam Arief.

Arief mengungkap, keinginan Erick menjadi Presiden juga didukung oleh sejumlah menteri di kabinet Jokowi-Maruf, antara lain Menteri Investasi, Menteri Perdagangan yang siap menjadi motor dan tim kampanyenya.

“Dan malah ada anggota DPR RI dari salah satu parpol penguasa, yang dulu kenceng banget mengkritik Erick Thohir, dengan mengunakan jaringan mahasiswa dan ormasnya kini justru berbalik jadi bampernya Erick Thohir serta mulai juga mendorong mengkampanyekan Erick Thohir,” pungkas Arief.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya