Berita

Tangkapan layar percakapan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menggunakan penerjemah saat berbicara dengan pejabat Arab Saudi/Repro

Politik

Viral Gus Yaqut Gunakan Penerjemah, Warganet: Katanya Pimpinan Ansor tapi Enggak Ngerti Bahasa Arab

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 15:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menggunakan jasa penerjemah saat berbicara dengan pejabat Arab Saudi.

Video tersebut diunggah akun Twitter @IpungLombok pada Senin malam (22/11).

"Menag sebelumnya enggak seperti ini kan?" tulis akun @IpungLombok disertai dengan potongan video percakapan Menag Yaqut didampingi penerjemah.


Dalam video tersebut, terlihat pula Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto yang turut mendampingi Menag Yaqut. Momen tersebut diduga saat kunjungan Kemenag ke Arab Saudi, Senin (22/11).

Sontak, percakapan Menag Yaqut yang didampingi penerjemah tersebut ramai dibahas warganet.

Salah satu yang turut mengomentari unggahan tersebut adalah aktivis Christ Wamena.

"Menag kok begini. Bagaimana bisa lobi kuota haji kalau tidak bisa berbahasa arab," kata Christ Wamena.

Tak sedikit pula warganet yang mengaitkan percakapan tersebut dengan status Yaqut sebagai pimpinan GP Ansor.

"Sekelas Menag yang juga ketua Banser enggak bisa bahasa Arab?" tanya akun @FaizFajarHusei1.

"Katanya pimpinan Ansor, ormas Islam terbesar. Tapi enggak ngerti bahasa Arab. Payah kamu @YaqutCQoumas," tulis akun Abdul Jabar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya