Berita

Mantan Ketua DPP PKP Sumsel, Yusmah Reza Zaini, bergabung dengan PKB/Ist

Politik

Mantan Ketua PKP Sumsel Gabung, PKB Dapat Tambahan Kekuatan Menuju 2024

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai menyatakan mundur sebagai Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Partai Keadilan Persatuan (PKP) Sumsel beberapa waktu lalu, Yusmah Reza Zaini memastikan diri bergabung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Minggu (21/11).

Tak hanya Yusmah, sejumlah pengurus PKP lainnya seperti Ketua PKP Musi Banyuasin juga mengikuti jejak menjadi kader partai pimpinan Muhaimin Iskandar tersebut.

“Prinsipnya PKB sangat menerima, dan semalam sudah ada pertemuan dengan mantan Ketua (PKP) Provinsi dan Muba yang resmi masuk kepengurusan, kemungkinan besar kader-kader PKP lainnya akan gabung ke PKB,” kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Sumsel, Ramlan Holdan, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (22/11).


Ramlan menambahkan, ketertarikan sejumlah elite politik Sumsel ke PKB lantaran tertarik dengan ideologi kuat dalam hal kebangsaan maupun ke-Islaman. Mantan anggota DPRD Sumsel ini menjelaskan, dengan kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) kader baru, akan menjadi tambahan kekuatan bagi PKB di Sumsel.

"InsyaAllah, ini satu kekuatan tambahan bagi PKB di Sumsel. Yang jelas kita bersama-sama memiliki visi membesarkan PKB khususnya di Sumsel dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang," tuturnya.

Sejumlah elite politik yang telah bergabung ke PKB di antaranya Walikota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe. Lalu adik mantan Kapolda Sumsel Iskandar Hasan yaitu juga pengusaha properti, Tamrin Hasan, sudah resmi menjadi kader PKB.

"Tamrin Hasan adek mantan Kapolda Sumsel Iskandar Hasan sudah resmi gabung juga, dan nanti akan ada tokoh Sumsel lainnya yang akan bergabung, kita lihat saja nanti," terangnya.

Sementara itu, Yusmah Reza Zaini membenarkan dirinya telah bergabung sebagai kader PKB.

"Benar saya sudah gabung, dan kita harap, nantinya bisa memberikan sumbangsih yang besar bagi PKB khususnya di Sumsel, dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya