Berita

Presiden IOC Thomas Bach/Net

Dunia

Presiden IOC: Beijing Akan Cetak Sejarah, Ubah Lanskap Olimpiade Selamanya

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 05:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 tinggal menunggu waktu. Meski digelar di tengah segala kontroversi dan isu pemboikotan, otoritas Beijing telah memastikan pada Senin (22/11) bahwa seluruh pembangunan tempat dan infrastruktur pendukung hajatan olahraga empat tahunan sudah selesai.

Mengenai rencana pemboikotan yang akan dilakukan oleh Aliansi Five Eyes, para ahli mengatakan itu bukan sebuah masalah besar bagi Beijing sebagai tuan rumah.

Rasa optimis para pengamat berbanding lurus dengan pernyataan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang telah menunjukkan kepercayaannya pada acara tersebut.


Ketika berbicara di Majelis Umum Dewan Olimpiade Asia ke-40 di Dubai, UEA, Presiden IOC Thomas Bach mengatakan Beijing akan membuat sejarah sebagai kota pertama di dunia yang menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas dan Musim Dingin, karena semua elemen siap untuk menyukseskannya.

Pernyataan Bach datang di tengah munculnya laporan yang mengatakan bahwa Inggris sedang berdiskusi dengan sekutunya di Aliansi Five Eyes termasuk Kanada, Australia dan Selandia Baru, tentang boikot diplomatik Olimpiade.

Rencana tersebut mendapat tanggapan dari Pemerintah China lewat pernyataan Kementerian Luar Negeri pada konferensi pers Senin.

"China menentang segala upaya untuk mempolitisasi acara olahraga internasional yang bertentangan dengan semangat Olimpiade," kata juru bicara Kemenlu China, Zhao Lijian, seperti dikutip dari Global Times.

Zhao Jisheng, seorang profesor di Sekolah Tinggi Pendidikan Jasmani dan Olahraga di Beijing Normal University mengatakan, IOC selalu mempertahankan posisinya yang netral,  berdiri teguh menentang tuduhan tanpa henti terhadap dan politisasi Olimpiade.

"Terutama dengan moto Olimpiade yang baru diadopsi, IOC ingin menekankan persatuan dunia daripada bias ideologis," ujarnya.

Sejumlah teknologi tinggi diterapkan untuk pertama kalinya di Olimpiade ini untuk mewujudkan acara olahraga internasional netral karbon, di antaranya membuka proyek transmisi listrik, yang membawa listrik hijau bertenaga angin dan surya dari daerah sekitarnya ke Beijing.

Dengan didirikannya jaringan listrik arus searah fleksibel Zhangbei 500 kilovolt pertama di dunia, Olimpiade diharapkan menjadi yang pertama dalam sejarah Olimpiade yang ditenagai oleh 100 persen energi bersih.

"Saya percaya upaya semacam ini, yang ditujukan untuk acara olahraga internasional yang hijau dan berkelanjutan, belum pernah terlihat di Olimpiade sebelumnya. Itulah sebabnya Bach mengatakan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 akan mengubah lanskap olahraga musim dingin selamanya," kata Zhao Jisheng.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya