Berita

Terduga teroris yang digangkap Densus 88 Antiteror, Farid Okbah/Net

Politik

Al Chaidar: Farid Okbah Lulusan Mesir, Berlebihan Ketua Anshor Ragukan Keulamaannya

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 11:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua GP Anshor Luqman Hakim yang mempertanyakan kualifikasi ulama dari tiga orang terduga teroris yakni Farid Okbah, Zain An-Najah dan Anung Al-Hamat, dinilai terlalu berlebihan dan arogan.

Terlebih, Jama'ah Islamiyah (JI) yang merupakan afiliasi organisasi ketiga orang yang dibekuk Densus 88 Antiteror itu sejak 2007 sudah tidak lagi bergerak dalam operasi terorisme.

Demikian disampaikan pengamat terorisme Al Chaidar saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin siang (22/11).


"Iya (berlebihan dan arogan). Jelas mereka itu ulama," kata Chaidar.

Chaidar menuturkan, Farid Okbah adalah lulusan Master di Universitas Al Azhar Mesir, bersama para mahasiswa dari Nahdlatul Ulama (NU) yang belajar di sana.

Ditambahkan Chaidar, Gus Ghofur Maimoen (Dr. K.H. Abdul Ghofur, MA.) salah seorang putra Mbah KH Maimoen Zubair, yang juga lulusan S3 Al Azhar, pernah menyatakan bahwa ada beberapa doktor jebolan Universitas Al-Azhar menarik perhatiannya karena keilmuan dan perannya di tengah-tengah umat.

Mereka antara lain Prof. Qurash Shihab, Surahman Hidayat, Nursamad Kamba, Zainuddin Tambuala, TGB Zainul Majdi, Muchlis Hanafi, Ahmad Zain An Najah.

"Tentang beliau, Gus Ghofur menulis: Ia adalah alumni Pesantren Al-Mukmin Ngruki Solo yang didirikan oleh diantaranya Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Baasyir. S1-nya ia selesaikan di Madinah. Di sini ia belajar di antaranya kepada Syekh Utsaimin, pimpinan Wahhabi. Di Mesir, ia aktif di DDII (Dewan Dakwah Islam Indonesia) sebagai ketua. Santri-santri Ngruki di Mesir dikenal dengan kritiknya yang tajam terhadap sistem pemilu, termasuk yang dianut Indonesia," demikian Chaidar. 

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya