Berita

Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia Fonda Tangguh bersama Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal dan Perwira TNI di Mandalika, Jum'at (19/11) lalu/Ist

Presisi

Skema Pengamanan World Superbike Mandalika Dinilai Efektif, SPI Puji Kapolda NTB

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Skema pengamanan ajang World Superbike (WSBK) di Mandalika mendapatkan pujian Sahabat Polisi Indonesia (SPI), dan dinilai sangat luar biasa.

Ketua Umum SPI Fonda Tangguh mengatakan skema pengamanan yang dibuat oleh Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) Mohammad Iqbal efektif.

Polda NTB sendiri memberlakukan strategi pengamanan tertutup dengan menyiapkan 26 pos pantau khusus yang berada dalam wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Kepolisian bahkan menurunkan 3 ribu personel anggota untuk menjaga kualitas pengamanan di sana.


"Saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana kerja rekan-rekan Kepolisian di Mandalika. Skema pengamanan tertutup dengan pendirian pos pantau keamanan terbukti efektif untuk meningkatkan pengamanan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi pada Minggu (21/11).

Fonda menuturkan dirinya sempat mengunjungi sejumlah pos pantau khusus yang dibuat di sana, misalnya Pos Utama di sekitar Sirkuit dan di Bundaran Ming dan Bundaran Bandara.

Fonda mengatakan cara dan strategi demikian mampu membangun rasa aman semua pihak yang berpartisipasi dan meramaikan event WSBK Mandalika.
 
“Rasanya tidak berlebihan bila saya memuji kerja rekan-rekan Polri, khususnya Polda NTB. Saya menyaksikan semua orang happy dan merasa aman menonton WSBK Mandalika,” jelasnya.  

Selain menyiapkan sejumlah skema pengamanan khusus, Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal juga meminta masyarakat untuk ikut aktif terlibat dalam menjaga keamanan ajang balapan internasional ini.
 
“Saya selaku Kapolda menghimbau kepada saudara-saudara saya yang ingin mengakses tontonan WSBK yang sangat luar biasa ini, lakukan dengan tertib. Jangan melanggar peraturan-peraturan yang berlaku. Satu lagi, tetap mematuhi protokol kesehatan,” imbaunya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya