Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Ketua FKDM DKI Jakarta, Munir Arsyad/Ist

Politik

Ditemui Ketua FKDM DKI, Ganjar Akui Punya Hubungan Akrab dengan Anies Baswedan

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 05:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ternyata memiliki hubungan yang akrab dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dua kepala daerah itu kerap berkomunikasi terkait daerahnya masing-masing.

Demikian disampaikan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, Munir Arsyad, kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (20/11).

Munir mengaku bertemu Ganjar Pranowo di Semarang setelah difasilitasi Kepala Kesbangpol Jawa Tengah pada Jumat kemarin (19/11).


"Pak Ganjar cerita pernah ngopi bareng Pak Anies dan Pak Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) tahun 2018. Menurut Pak Ganjar, ngopi bareng itu menjadi cara meredam panasnya suhu politik saat itu," kata Munir.

Menurut Munir, dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga menitipkan salam hormat untuk Anies. Apalagi kedua tokoh nasional itu sama-sama alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dalam sejumlah hasil survei, nama Ganjar dan Anies kerap menempati posisi tiga besar capres unggulan menjelang Pilpres 2024.

Di sisi lain, lanjut Munir, Ganjar juga mendukung terjalinnya silaturahmi FKDM tingkat nasional.

"Silaturahmi ini untuk menyatukan visi dan misi agar tercipta negara kesatuan Republik Indonesia yang aman dan tentram," ucap Munir.

Munir menekankan bahwa FKDM merupakan mata dan telinga gubernur terkait deteksi dini di masyarakat.

"FKDM dapat juga menjadi mata dan telinga Presiden," demikian Munir.

FKDM DKI Jakarta melaksanakan kunjungan ke Semarang dan Yogyakarta selama tiga hari, 17-19 November 2021. Kunjungan kerja yang diikuti seluruh anggota FKDM DKI Jakarta itu bertujuan menjalin silaturahmi dan penguatan antar-FKDM.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya