Berita

Vaksinasi massal untuk pelajar di Kalimantan Tengah/Ist

Kesehatan

Wujudkan Herd Immunity, Binda Kalteng Kembali Gencarkan Vaksinasi Covid-19

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 16:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Target herd immunity yang dicanangkan pemerintah sebesar 70 persen hingga akhir tahun ini terus dikejar melalui vaksinasi Covid-19.

Hari ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalteng menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat dan pelajar dengan target 27 ribu dosis hingga Desember 2021.

Kabinda Kalteng, Brigjen TNI Sinyo merinci, target vaksinasi untuk bulan November sebanyak 13.600 dosis, sedangkan Desember 13.600 dosis, atau totalnya 27 ribu dosis selaam dua bulan.


“Untuk hari ini vaksinasi kami laksanakan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Barito Timur, dan Kotawaringin Barat dengan jumlah sasaran 1.273 orang," kata Brigjen TNI Sinyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/11).

Sepekan terakhir, pihaknya telah menggelar vaksinasi di enam kabupaten/kota, yakni di Kota Palangka Raya, Kabupaten Lamandau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Selatan, dan Barito Timur dengan capaian 5.675 orang divaksin.

Pihaknya berharap, vaksinasi massa turut didukung dinas kesehatan setempat dan stakeholder terkait untuk mencari masyarakat yang belum divaksin hingga ke pedalaman.

Vaksinasi harus terus digencarkan mengingat tren kasus Covid-19 di beberapa negara kembali meningkat, seperti di Jerman yang meningkat hingga 60 ribu kasus per hari, dan Prancis 20 ribu kasus per hari.

“Untuk itu, kami terus melakukan vaksinasi hingga mencapai target 70 persen. Kekebalan komunal harus tercapai sebelum prediksi terjadinya gelombang baru Covid-19 pada libur natal dan tahun baru,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya