Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lagi-lagi Soal Teori Asal-usul Virus Corona, Ahli: Covid Sangat Mungkin Dimulai dari Pasar Makanan Laut Huanan China

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Teka-teki mengenai dari mana kasus pertama virus corona berasal kembali mencuat ke permukaan setelah Michael Worobey, kepala ekologi dan biologi evolusi di University of Arizona menulis komentar terbarunya di jurnal Science.

Menurutnya, kasus Covid-19 pertama berasal dari pasar hewan di kota Wuhan di China. Dia mengatakan apa yang dia temukan memperkuat teori bahwa virus itu berasal dari hewan yang dijual di pasar, ini persis seperti wabah SARS pertama pada 2002-2004 yang menginfeksi 8.000 orang sebelum dihentikan.

Banyak di antara orang-orang yang tinggal atau bekerja di dekat pasar, sehingga menjadi sumber asli yang dicurigai sebagai sumber pandemi. Bahkan jika mereka tidak memiliki hubungan langsung dengan pasar.


Menurut Worobey, orang pertama yang dicurigai terpapar Covid-19, ketika diwawancarai, mengatakan gejala Covid-19 pertamanya muncul pada 16 Desember, beberapa hari lebih lambat dari yang dilaporkan.

"Gejalanya muncul setelah beberapa kasus yang sama terjadi pada pekerja di Pasar Huanan. Seorang penjual makanan laut wanita di sana diduga sebagai kasus paling awal yang diketahui, dengan gejala yang muncul pada 11 Desember," kata Worobey dalam artikel tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/11).

Dia mengatakan sebagian besar kasus bergejala awal, terkait dengan pasar. Khususnya ke bagian barat tempat anjing rakun dikurung, memberikan bukti kuat bahwa pandemi berasal dari pasar hewan hidup.

Worobey termasuk di antara 18 ilmuwan yang telah menulis surat kepada Science pada bulan Mei yang menyerukan penyelidikan apakah sumber virus itu bisa jadi adalah kecelakaan laboratorium.

WHO bulan lalu mengusulkan panel ahli baru untuk menyelidiki sumber virus corona.

Sebelumnya sebuah studi bersama oleh China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengesampingkan teori bahwa Covid-19 berasal dari laboratorium, dengan mengatakan bahwa hipotesis yang paling mungkin adalah bahwa virus itu menginfeksi manusia secara alami, mungkin melalui perdagangan satwa liar.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya