Berita

Pembinaan antisipasi bahaya laten Kkomunis dan paham radikal yang digelar di Aula Makodam Brawijaya, Surabaya/Ist

Politik

Kodam Brawijaya Bicara Bahaya Komunis dan Paham Radikal

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 08:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bahaya laten komunis (balatkom) dan paham radikal harus diwaspadai semua pihak. Sebab, paham radikal dan bahaya laten komunis mampu merusak persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terwujud dengan baik.

Demikian dikatakan Kapendam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra dalam kegiatan pembinaan antisipasi balatkom dan paham radikal yang digelar di Aula Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Jumat (19/11).

“Kegiatan ini bagian dari pembinaan teritorial dalam rangka mewujudkan TNI AD yang adaptif melalui kewaspadaan terhadap berbagai macam ancaman dengan melibatkan elemen masyarakat,” ujar Letkol Kusdi.


Kapendam menekankan, upaya pencegahan dan penananganan bahaya laten komunisme, radikalisme, dan separatisme memerlukan peran semua pihak, termasuk Forkopimda dan masyarakat.

“Semisal, membangun penyuluhan terpadu dengan melibatkan semua aparat terkait,” lanjutnya.

Selain membahas persoalan separatisme, radikalisme terorisme, kegiatan pembinaan teritorial itu juga menyinggung pentingnya memahami Pancasila sebagai landasan negara.

“Ideologi kita itu Pancasila, benteng agar bisa terhindar dari hasutan dan ajakan balatkom,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya