Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan/Net

Politik

DPR: Perombakan Direksi MIND ID Wajar karena Terlalu Main Aman

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 21:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja manajemen holding BUMN industri pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) sudah terlihat kurang greget sebelum akhirnya dirombak.

Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan menjelaskan, manajemen MIND ID terlalu main aman untuk bisa mendapatkan laporan keuangan yang bagus. Hal itu terlihat dalam beberapa kali rapat dengar pendapat bersama DPR RI.

"Sehingga tidak berani berinvestasi. Padahal itu permintaan UU untuk kemajuan industri pertambangan Indonesia," kata Nasim Khan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/11).


Sebelumnya, MIND ID di bawah Dirut Orias Petrus dirombak dan diganti Hendi Prio Santosooleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Selama dipegang Orias, kata Nasim, tidak banyak investasi dilakukan baik oleh holding maupun anak perusahaan. Oleh karennaya, wajar jika Menteri Erick melakukan perombakan.

"Hal ini memang membuat laporan keuangannya jadi bagus. Kita tahu kalau melakukan investasi, pasti laporan keuangan menjadi sedikit untung, padahal ini penting untuk masa depan industri pertambangan kita," jelasnya.

Politisi PKB ini melanjutkan, tugas pembangunan smelter sejauh ini juga tidak bisa dilaksanakan dengan baik. Ada keengganan yang terlihat saat didorong untuk membangun smelter Freeport setelah kekuasaan Amerika Serikat.

"Tapi karena tekanan baik dari Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan DPR, akhirnya Freeport membangun smelter di Gresik Jawa Timur," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya