Berita

Almarhum Ustaz Teuku Zulkarnain/Net

Nusantara

Almarhum Ustaz Teuku Zulkarnain Ternyata Sudah Memprediksi Rencana Pembubaran MUI

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 22:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Usai Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap anggota komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah lantaran teridentifikasi dengan kelompok Jamaah Islamiyah, muncul desakan sebagian kalangan untuk membubarkan MUI.

Namun ternyata, isu yang mengemuka soal pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini telah diprediksi jauh hari oleh Almarhum Ustaz Teuku Zulkarnain.

Dalam video ceramah berdurasi 2.49 detik, Almarhum memaparkan akan ada saatnya MUI direncakakan untuk dibubarkan. Dalam video tersebut, Almarhum pernah menyampaikan kepada Wakil Presiden Maruf Amin yang ketika itu masih menjabat sebagai Ketua MUI.


Ustaz Teuku menyampaikan, jika HTI dibubarkan dan disetujui oleh MUI maka dalam waktu yang akan datang Front Pembela Islam (FPI) akan juga ikut dibubarkan.

“Maka jika FPI sudah dibubarkan, maka yang terakhir akan dibubarkan adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI yang akan dibubarkan,” kata Almarhum Ustaz Teuku Zulkarnain dalam video yang dilihat redaksi, Jumat (19/11).

Analisa soal ini, dikatakan Almarhum lantaran ia pernah melihat salah satu pimpinan di Kementrian Dalam Negeri membuat makalah yang isinya secara garis besar menyimpulkan bahwa 56 persen kerusuhan di Indonesia diakibatkan oleh adanya fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Jadi yang dianggap biang rusuh oleh Kemendagri ini MUI, baru nomor dua FPI,” kata Almarhum.

Kegelisahan ini, oleh Almarhum didiskusikan oleh Maruf Amin. Saat itu, dikatakan Teuku Zulkarnain, Maruf Amin terdiam mendengar analisa dan fakta yang didapat soal MUI yang direncanakan bubar.

“Kiai Maruf lama terdiam. Dia bilang, kalau MUI dibubarkan ya kita lawan. Saya bilang apa gak terlambat melawannya,” kata Teuku Zulkarnain.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya