Berita

Ketua Komnas HAM saat melihat langsung ruang Presisi Comand Center (PCC) dan aplikasi Libas/RMOLJateng

Presisi

Kunjungi Mapolrestabes Semarang, Ketua Komnas HAM Takjub Lihat Aplikasi Libas

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 18:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam kunjunganya ke Mapolrestabes Semarang usai mengikuti Festival HAM yang berlangsung 14 - 18 November 2021, Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik takjub dengan Aplikasi Polisi Hebat Semarang (LIBAS) yang ditunjukan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.

Pimpinan Komnas HAM ini melihat secara langsung ruang Presisi Comand Center (PCC). Di sana, Kombes Irwan Anwar memaparkan langsung bagaimana cara kerja sistem yang berbasis digital yang mengintegrasikan seluruh CCTV yang ada di Kota Semarang.

Secara terbuka Ahmad Taufan Damanik sangat mengapresiasi Aplikasi ini yang secara langsung sangat dibutuhkan oleh masyarakat.


"Ini merupakan terobosan bagi Kepolisian utamanya Kota Semarang. Dinamika masalah  makin tinggi dan makin komplek. Polisi dalam mengatasi itu harus profesional baik dari SDM dan peralatanya," kata Ahmad Taufan Damakin dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (19/11).

Ahmad Taufan juga menyebut apa yang sudah dipaparkan oleh Kapolrestabes Kombes Irwan Anwar, aplikasi LIBAS sudah menunjukan perkembangan yang luar biasa dan menjanjikan agar Polisi dapat mengatasi dalam memberikan pelayanan masyarakat lebih baik lagi.

Terpisah, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar merasa tersanjung dengan kunjugan Ketua Komnas HAM RI beserta rombongan ke PCC Libas. Masukan masukan terkait aplikasi ini  dari rombongan Komnas HAM akan dijadikan catatan untuk menjadi lebih baik lagi.

"Ini kan teknologi, yang pasti akan terus kita kembangkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Yang pasti menjadikan lebih baik lagi," tutupnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya