Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Yakin Ekonomi Indonesia Segera Naik

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 17:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo yakin ekonomi Indonesia bisa segera naik. Ini lantaran sebaran Covid-19 yang berhasil dikendalikan dan sejumlah indikator yang memperlihatkan ke arah perbaikan.

“Kalau kita lihat, kita bisa mengendalikan Covid-19. Ekonominya insyaallah akan merangkak naik dan indikator itu sekarang kelihatan,” ujarnya saat berbicara di Kompas100 CEO Forum 2021, sebagaimana diberitakan laman Setkab, Jumat (19/11).

Indikator yang dimaksud adalah indeks keyakinan konsumen (IKK) serta indeks ritel dan penjualan yang semakin baik. IKK sudah kembali pada posisi sebelum terkena Covid-19, yaitu di angka 113,4


“Sudah naik. Saya yakin kalau kondisinya seperti ini terus itu akan naik terus. RSI-nya, Retail and Sales Index-nya juga menguat seiring dengan peningkatan mobilitas di 5,2 persen,” sambung mantan Walikota Solo itu.

Kata Jokowi, peningkatan juga terlihat dari sisi produksi yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari konsumen, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Purchasing Managers Index Manufaktur sudah melampaui dari sebelum pandemi. Saat itu angkanya 51, sementara sekarfang sudah di angka 57,2.

“Artinya apa? Manufaktur sudah berproduksi. Kenapa berproduksi? Karena konsumen meminta, ada demand di situ,” kata presiden.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga terus membangun sejumlah infrastruktur yang saat ini satu demi satu mulai diselesaikan, mulai dari bandar udara baik baru maupun perluasan, pelabuhan, hingga bendungan.

“Alhamdulillah, ini yang paling penting sebagai fondasi, infrastruktur kita ini satu demi satu sudah mulai selesai. Inilah saya kira sebuah fondasi dalam jangka menengah dan panjang yang penting dalam rangka kita menapak pada kemajuan negara kita Indonesia,” sambungnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya