Berita

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi/RMOLJateng

Politik

Khawatir Lonjakan Covid-19, Walikota Semarang Minta Warga Tunda Mudik Nataru

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 09:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat diharapkan menunda "tradisi" pulang kampung jelang natal 2021 dan tahun baru 2022.

Hal itu ditegaskan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi yang khawatir dengan lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga di akhir tahun ini jika masyarakat nekat mudik.

"Kemungkinan libur panjang Nataru (natal dan tahun baru) ditiadakan, atau bisa jadi liburnya dibuat berseling. Warga saya harap bisa menunda mudik dulu," kata Hendi diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (18/11).


Saat ini, Pemkot Semarang sedang mencari cara yang tepat untuk menerapkan pengawasan mobilitas warga saat libur Nataru tiba.

Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang meminta pemda lebih mengawasi pergerakan masyarakat di tempat wisata. Bahkan pihaknya berencana untuk meminta pengelola tempat wisata memberlakukan sistem plat nomor ganjil genap saat akan masuk ke area wisata.

"Nanti seperti apa konsepnya akan kami pikirkan lagi, terutama untuk mengatur wisatawan yang datang agar tetap mematuhi prokes," bebernya.

Upaya-upaya tersebut dalam rangka menekan angka kasus Covid-19 meski trennya melandai.

Dari data siagacorona.semaramgkota.go.id per Kamis (18/11), total kasus Covid-19 di Semarang tinggal tujuh pasien. Hendi mengamini angka ini cenderung menurun, setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan karena ditemukan kasus aktif di lingkungan sekolah.

"Tracing terus kami lakukan agar tidak menyebar, dari tujuh kasus yang ada di Semarang. Tiga dari luar kota, dan sisanya dari luar," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya