Berita

Wakabareskrim Polri Irjen Syahardiantono saat memberikan pengarahan kepada seluruh fungsi reserse di Gedung Awaloedin Djamin/Ist

Presisi

Arahan Wakabareskrim ke Penyidik: Layani Masyarakat dengan Hati Nurani, Hindari Kontraproduktif

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 22:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakabareskrim Polri Irjen Syahardiantono memberikan pengarahan kepada seluruh penyidik dalam rangka melaksanakan mitigasi serta pencegahan pelanggaran anggota Polri pada fungsi Reserse.

Pengarahan dan petunjuk ini sebagai langkah meningkatkan pelayanan publik dalam penegakan hukum yang berkeadilan sesuai dengan program Presisi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Syahar meminta agar penyidik melaksanakan tugas harus selalu berempati, saling mengingatkan agar terhindar sekaligus menutup celah penyimpangan yang dilakukan oleh fungsi Reskrim.


“Niatkan diri kita dalam melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat dengan hati nurani, jangan tergoda nafsu yang sesaat, apapun yang kita kerjakan akan berimbas pada diri kita sendiri, keluarga dan institusi kita," kata Irjen Syahar dalam pengarahannya, di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Kamis (18/11).  

Disamping itu, Syahar juga menekankan agar seluruh fungsi penyidik reserse agar betul-betul menegakan hukum yang berkeadilan.

“Tidak ada lagi bahasa tajam kebawah namun tumpul keatas, terkait penanganan perkara. Jadilah penyidik yang problem solver dan konsultan yang solutif tidak makelar, ungkap kasus-kasus yang meresahkan, hindari upaya yang kontraproduktif,” tekan Syahar.

Selain Wakabareskrim Polri, pengarahan juga disampaikan oleh beberapa Pejabat Utama Mabes Polri antara lain Irwasum Polri yang diwakili Wairwasum Polri Irjen Agung Wicaksono, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan Karo Wassidik Brigjen Iwan Kurniawan.

Diakhir kegiatan Syahar mengajak agar seluruh personel khususnya fungsi reserse untuk meluruskan niat dan perbuatan dalam melaksanakan tugas, serta saling mengingatkan dan tanamkan rasa malu untuk berbuat salah dan jadikan pekerjaan menjadi ladang ibadah.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya