Berita

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

KPK Watch Ingatkan Kapolri Tidak Sembrono Angkat Bekas Pegawai KPK Jadi ASN

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 21:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana penangkatan bekas pegawai KPK yang tak lolos TWK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri perlu dilakukan dengan hati-hati.

KPK Watch Indonesia mengamini, rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada dasarnya baik. Namun jangan sampai niat baik Kapolri menjadi bumerang bagi institusi kepolisian.

"Kami mengimbau agar langkah Kapolri tidak gegabah dengan pertimbangan menjaga tatanan asas dan norma. Jangan sampai legacy Kapolri menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” kata Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, Muhammad Yusuf Sahide dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11).


Ia menjelaskan, rencana pengangkatan bekas pegawai KPK menjadi ASN bertentangan dengan pola rekrutmen dalam UU 5/2014 tentang ASN. Dalam Pasal 63 ayat 1 UU tersebut, peserta yang lolos seleksi kompetensi dasar harus melewati TWK.

Sedangkan publik mengetahui, 57 bekas pegawai KPK yang akan direkrut itu tidak lolos TWK saat penyarngan ASN di KPK seperti tertuang dalam keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Selain itu, PP 11/2017 pada Pasal 23 ayat 1 huruf a, menyatakan batas usia paling maksimal pada saat melamar ASN adalah 35 tahun. 57 eks pegawai KPK usianya sudah banyak yang melebihi 35 tahun,” jelasnya.

Syarat dalam UU ASN dan PP 11/2017 itu pun dianggap tidak bisa dipenuhi 57 eks pegawai KPK tersebut.Ditambah keputusan MA dan MK Nomor 34/PUU-XI X/2021 terkait TWK yang menyatakan proses alih status pegawai KPK yang menggunakan metode TWK sesuai dengan UUD 1945.

“Dalam keputusan MK menyatakan, Pasal 69B ayat 1 dan Pasal 69C UU 19/2019 tentang KPK berlaku bagi seluruh pegawai KPK, bukan hanya untuk pegawai KPK yang tidak lolos,” tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya