Berita

Pelepasan FANB untuk mengawal Pemilu 21N di Venezuela/Ist

Dunia

Republic Plan Kembali Diaktifkan untuk Amankan Pemilu 21N

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 15:41 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

  Fuerza Armada Nacional Bolivariana (FANB) atau Angkatan Bersenjata Republik Bolivarian Venezuela kembali diaktifkan untuk mengamankan pemilihan umum lokal yang akan diselenggarakan tanggal 21 November mendatang.

Tidak kurang dari 356 ribu personel FANB akan mengawal 14.262 TPS dan seluruh fasilitas pendukung Pemilu 21N di seluruh negeri.

Pelepasan personel FANB dilakukan Komandan Operasional dan Strategis FANB Domingo Hernández di pangkalan militer Paseo de los Próceres, di Caracas, hari Selasa lalu (16/11).


Disebutkan, FANB juga bertugas untuk melindungi anggota pemantau pemilu internasional yang telah berkumpul di Caracas.

Menteri Pertahanan Vladimir Padrino juga memastikan FANB bertanggung jawab melindungi warganegara yang mengikuti pemilu lokal yang digelar di ke-23 negara bagian.

FANB, katanya, memiliki tugas mengamankan logistik dan infrastruktur pemilu serta menjamin stabilitas negara dalam proses demokrasi yang berlangsung secara damai.

Sementara Menteri Hubungan Internal, Keadilan, dan Perdamaian Remigio Ceballos mengatakan, selain FANB, sebanyak 98 polisi juga dikerahkan untuk mengamankan Pemilu 21N.

Sebanyak 21 juta warganegara Venezuela memiliki hak untuk memberikan suara dalam pemilu yang disebut sebagai pemilu terbesar yang dilaksanakan di Venezuela.

Dalam Pemilu 21N akan dipilih 23 gubernur negara bagian,  2.471 anggota lembaga legislatif di ke-23 negara bagian, 335 walikota, dan 253 legislator (semacam electoral college).

Pemilu 21N adalah pemilu ke-29 yang diselenggarakan Venezuela sejak revolusi 1999, dan merupakan bagian dari pembicaraan damai yang dilakukan pemerintah dengan oposisi di Meksiko beberapa waktu lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya