Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh/Net

Politik

Kehormatan Institusi MUI Tidak Boleh Jatuh hanya karena Ulah Oknum

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 09:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penangkapan ulama dalam operasi Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror diyakini murni sebagai tugas pemberantasan terorisme tanpa embel-embel kepentingan lain.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyampaikan, Densus 88 melakukan tugasnya sebagai institusi pemberantas terorisme dan telah memiliki bukti yang kuat dalam menangkap seseorang terduga teroris.

“Penangkapan oleh Densus 88 kali ini, saya yakin ini merupakan aksi biasa dalam upaya mencegah terjadinya aksi terorisme. Pelaku yang ditangkap pastinya telah dibidik melalui rentang waktu lama dan dengan bukti-bukti yang kuat pula,” kata Pangeran ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/11).


Dalam operasi kali ini, Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang ynag dikenal sebagai pemuka agama, mereka adalah Ustaz Farid Okbah, Ustaz Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad. Ustaz Zain An-Najah sendiri merupakan anggota Majelis Fatwa MUI.

Namun bagi Pangeran, penangkapan ini bukan untuk merendahkan derajat para ulama, apalagi MUI sebagai institusi.

“Ini bukan dari upaya membangun stigma buruk terhadap peran dai dan institusi MUI. Ini merupakan kejadian biasa saja yang tidak kita duga bisa terjadi, bisa menyangkut siapa saja dan dari institusi mana saja,” tegasnya.

Pihaknya meminta agar para pelaku dan jaringan terorisme yang sudah ditangkap wajib diarahkan dan digali informasinya untuk mengusut dan menangkap tuntas dalang dari terorisme itu sendiri.

“Karena tidak tertutup kemungkinan ada peran intelijen dan dana dari luar negeri, seperti aksi teroris KKB di Papua,” imbuhnya.

Legislator dari Fraksi PAN ini juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat menghidari dan mencegah terhadap upaya-upaya yang ingin membubarkan MUI.

“Kita wajib hindari dan cegah upaya membakar institusi MUI hanya karena ulah oknum. Eksistensi MUI tidak terpisahkan dari peran umat Islam untuk penguatan rumah kebangsaan NKRI. Kita wajib jaga peran terhormat MUI itu," demikian Pangeran.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya