Berita

Kabag Bantuan dan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar (kanan) saat menyampaikan keterangan pers penangkapan anggota Komisi Fatwa MUI/RMOL

Presisi

Soal Penangkapan Anggota MUI, Densus 88: Kita Tak Melihat Baju dan Organisasinya

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 15:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menjelaskan soal penangkapan terhadap anggota komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah di Bekasi beberapa hari lalu.

Kabag Bantuan dan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar menyampaikan bahwa pihaknya dalam melakukan operasi penangkapan tidak melihat baju ataupun organisasi terduga teroris yang ditangkap, melainkan hanya keterlibatan terhadap kelompok Jamaah Islamiyah, yang telah dilarang di Negara Indonesia berdasarkan putusan pengadilan.

Disamping itu, tambah Aswin, Jamaah Islamiyah ini juga dinyatakan sebagai organisasi teror oleh dunia internasional yang dinyatakan dalam resolusi PBB.


“Jadi siapapun orang yang berafiliasi langsung dan beraktivitas dalam kelompok bersama-sama dengan Jamaah Islamiyah yang dibuktikan dalam penyelidikan maka akan berhadapan dengan penegakan hukum. Jadi yang harus digarisbawahi adalah, bukan bajunya, bukan tampilan luarnya bukan status keorganisasiannya, tapi adanya keterlibatan dalam sebuah kelompok yang sudah dinyatakan terlarang,” beber Kombes Aswin dalam konfernsi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (17/11).

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror melakukan operasi penangkapan terhadap tiga orang terduga teroris di beberapa wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Ketiganya merupakan kelompok dari Jamaah Islamiyah (JI), yakni AA (44) bekerja sebagai dosen, ditangkap Selasa pagi, pukul 05.49 WIB di kediamannya, Jalan Raya Legok, Blok Masjid, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi.

Kemudian terduga teroris berinisial AZ (50), berprofesi sebagai dosen, ditangkap pukul 04.39 WIB di wilayah Merbabu Raya, Perumahan Pondok Melati, Bekasi. Satu lagi berinisial FAO, ditangkap di Kelurahan Jati Melati, Kota Bekasi.

Berdasarkan data yang dihimpun, inisial AZ merujuk pada Ahmad Zain An-Najah. Dalam daftar nama anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, nama Ahmad Zain An-Najah berada di nomor urut 24. AA merujuk pada Anung Al Hamat, sedangkan FAO merujuk pada Farid Okbah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya