Berita

Salah satu penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengatasnamakan Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara pada Maret 2021 lalu, Darmizal/Net

Politik

Darmizal: Max Sopacua Sempat Jalani Operasi Jantung Tahun Lalu

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah satu penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengatasnamakan Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara pada Maret 2021 lalu, Darmizal berduka mendalam atas kepergian koleganya Max Sopacua pada hari ini, Rabu (17/11).

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Darmizal mengungkapkan bahwa sebenarnya Max Sopacua sempat menjalani perawatan intensif tahun lalu akibat penyakit jantung yang diderita.

“Beliau sempat menjalani jantung di akhir 2020 kemarin,” ujarnya sesaat lalu.


Darmizal mengatakan kondisi kesehatan Max Sopacua sempat berangsur membaik selama menjalani perawatan intensif di RSPAD, namun lambat laun mulai melemah.

“Kondisi beliau kadang-kadang bagus, sehingga beliau berangkat untuk melaksanakan kongres luar biasa di Deli Serdang, kadang juga kondisi beliau berada pada kondisi yang kurang stabil,” katanya.

Dia menambahkan kondisi Max Sopacua terakhir cukup drop hingga harus dilarikan ke RSPAD dan akhirnya Tuhan berkehendak lain.

“Sebulan terakhir ini kondisi beliau kurang stabil sehingga harus menjalani perawatan di Bogor, dan dua minggu ini menjalani perawatan di RSPAD. Hari ini Tuhan memanggil beliau, kami sangat berduka,” katanya.

Pihaknya belum mengetahui di mana Max Sopacua akan dimakamkan, untuk saat ini masih berada di rumah duka.

“Ini baru dalam perjalanan dari RSPAD menuju ke kediaman beliau di Bogor, nanti kita ikut apa yang menjadi keputusan keluarga dimakamkan di mana,” tutupnya.

Bersama Max Sopacua, Darmizal cs sempat membuat KLB dengan mengatasnamakan Partai Demokrat di Deliserdang, yang ujungnya mengangkat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya