Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Soal Dugaan KTP Ganda Jaksa Agung, Komjak: MenpanRB dan Mendagri Harus Turun Tangan

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 03:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar soal KTP ganda dengan nama ST Burhanuddin harus jadi perhatian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, hingga pihak Istana. Sebab, hal ini dinilai bisa merusak citra korps Adhyaksa.

Terlebih juga diketahui ada kartu keluarga atas nama Mia Amiati yang merupakan Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), dengan ST Burhanuddin.

“Berdasarkan tahun pensiun St Burhanudin tahun 2014, kelahiran 1954, akan tetapi kemudian dalam informasi kejaksaan dan buku penganugerahan gelar profesor kelahiran 1959, dan kemudian beredar pula informasi dari kelurahan dengan KTP kelahiran 1960. Hal tersebut harus dibuktikan dan diselesaikan karena Jaksa Agung merupakan pimpinan tertinggi dalam korps Kejaksaan Republik Indonesia," ucap Direktur Koalisi Masyarakat Penjaga Adhyaksa (Komjak), Hajarudin, Selasa (16/11).


Apabila hal ini tidak diselesaikan dengan baik serta tidak ada keterangan resmi dari Korps Kejaksaan justru akan membuat masyarakat semakin tidak percaya dengan penegak hukum.

Informasi lain yang menunjukan adanya Kartu keluarga atas nama ST Burhanuddin dan Direktur PPS Jamintel Kejagung, berdasarkan PP No. 94 tahun 2021 tentang Disiplin PNS, telah diatur sanksi disiplin bagi PNS yang berpoligami dan cerai. Bagi PNS yang melanggar ketentuan mengenai izin perkawinan dan perceraian dijatuhi salah satu jenis hukuman disiplin berat.

"Apalagi Presiden Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional Kejaksaan RI tahun 2020 menyebut kiprah Kejaksaan adalah wajah pemerintah dan wajah kepastian hukum di mata rakyat Indonesia,” katanya.

Maka, lanjut Hajarudin, untuk menuntaskan informasi yang berkembang dan beredar perlu adanya keterangan resmi dari KemenpanRB, Kemendagri, serta Kejaksaan Agung terkait hal tersebut. Jika tidak ada penyelesaian yang jelas ataupun keterangan pers bersama maka informasi yang pernah disampaikan oleh ketua RT, informasi di media, dan data atau bukti yang beredar serta yang kami miliki justru akan menjadi pembenaran.

“Karena itu, Direktur Koalisi Masyarakat Penjaga Adhyaksa akan mengirimkan bukti ataupun data yang dimiliki kepada KemenpanRB, Kemendagri, bahkan ke Istana Negara untuk segera ditindaklanjuti. Namun saya sangat pesimistis jika itu akan ditindaklanjuti baik hanya sekedar konpers bersama antara Kemendagri, KemenpanRb dan Kejaksaan untuk mengklarifikasi," tuturnya.

Namun demikina, Hajar Rudin menegaskan akan tetap menyampaikan aspirasi itu baik berupa informasi, data yang ada, kepada Kemendagri mengenai KTP ganda pada Rabu (17/11), lalu Jumat (19/11) ke KemenpanRB terkait Kartu Keluarga disertai aksi agar segera ditindaklanjuti.

“Jika sampai hari Jumat tidak ada tindaklanjut maupun klarifikasi dan atau konpers bersama antara KemenpanRB, Kemendagri, dan Kejaksaan, maka pada hari Senin atau Rabu akan kami laporkan ke Istana Negara. Namun saat melaporkan ke Istana Negara akan kami iringi dengan demo massa untuk mendesak presiden atau istana turun tangan terkait informasi dan data yang beredar tentang informasi hubungan ASN direktur PPS Jamintel Kehjagung dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin serta KTP Ganda atas nama ST Burhanuddin,” tegas Hajarudin.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya