Berita

Ketua PAC Karawang Timur, Ateng Jazuli/RMOLJabar

Politik

PPP Karawang Memanas, Mosi Tidak Percaya 17 PAC Diduga Hasil Manipulasi Tandatangan

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 01:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah politisi PPP Karawang yang terdiri dari 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dikabarkan mengirimkan surat ke DPP PPP melalui Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Provinsi Jawa Barat. Surat itu berisi permintaan untuk membatalkan hasil Muscab VIII yang telah memutuskan Dedi Rustandi sebagai Ketua DPC PPP Karawang.

Menanggapi kabar tersebut, Ketua PAC Karawang Timur, Ateng Jazuli mengatakan, manuver politik sebagian rekannya itu hanya settingan orang-orang yang tidak puas dengan hasil keputusan Muscab VIII.

Lebih lanjut ia menjelaskan, upaya mendongkel Dedi Rustandi berawal dari pertemuan di Alam Ceria, tanpa menyebut waktu pertemuan tersebut.  Ateng juga tak menyebutkan siapa inisiator pertemuan itu.


“Awalnya para Ketua PAC ditelepon sama salah satu PAC. Ngajak ngopi serta ngobrol ,dan teman-teman PAC diundang sesama partai datang ke Alam Ceria,” kata Ateng kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (15/11).

Bahkan kelompok yang anti-Dedi Rustandi telah memanipulasi pertemuan itu seolah-olah merupakan forum resmi untuk membatalkan keputusan Muscab VIII PPP Karawang.

"Jadi banyak juga PAC yang ditulis tonggong di mana setiap  ketua PAC dijemput  ke rumahnya guna untuk diminta tandatangan. Padahal mayoritas yang hadir hanya ingin ngobrol, ngopi, dan dapat ongkos. Ternyata itu semua  buat nyari angka," ungkap Ateng.

Bahkan, lanjut Ateng, ada orang-orang yang tidak dikenal mengaku utusan PAC  hadir dalam pertemuan di Alam Ceria itu. Ateng baru menyadari bahwa di kemudian hari pertemuan itu dipelintir untuk membuat opini seolah ada 17 PAC mengajukan mosi tidak percaya seperti yang berkembang saat ini.

“Pada prinsipnya teman-teman PAC merasa dibokongi serta dibohongi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Menurutnya, klaim 17 PAC PPP tersebut setingan orang yang tidak diakomodir dan tidak puas atas hasil Muscab  VIII lalu.

"Karena ada beberapa pihak yang kemungkinkan tidak diakomodir syahwat politiknya,” jelas Ateng.

Ateng  pun menegaskan dirinya patuh pada keputusan Muscab VIII dan mendorong pergantian Ketua PAC PPP Karawang dituntaskan.

"Pada prinsipnya PAC mempercayakan sepenuhnya terhadap formatur hasil Muscab untuk menyusun kepengurusan periode yang akan datang," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya