Berita

Penandatangan perjanjian kerjasama bank bjb dengan APDESI dari 19 kabupaten/kota di Jawa Barat di Hotel GH Universal Bandung, Senin (8/11)./Dok

Bisnis

Majukan Ekonomi Desa, bank bjb dan APDESI Jabar Perkuat Kerja Sama

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 22:21 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dalam rangka  meningkatkan laju perekonomian masyarakat desa, bank bjb memperkuat kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jawa Barat.

Dalam kegiatan bertema “Kolaborasi bank bjb dan APDESI dalam Memajukan Perekonomian Desa melalui Inklusi Keuangan” di Hotel GH Universal Bandung, Senin (8/11), bank bjb menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan APDESI di 19 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Acara ini dihadiri Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari, Pemimpin Divisi Hubungan Kelembangaan bank bjb Isa Anwari, Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono, Kepala DPMD Jawa Barat Dicky Saromi, Ketua Komisi 1 DPRD Jawa Barat Bedi Budiman, Sekjen APDESI Jawa Barat Asep Anwar Sadat, dan para perwakilan APDESI.


Lingkup  kerja bank bjn dengan APDESI meliputi pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan untuk pemerintah desa, pemberdayaan masyarakat desa dan pelaksanaan pelayanan publik melalui pelatihan pengelolaan bisnis, hingga implementasi layanan keagenan bank yang meliputi layanan funding, PPOB, keagenan bjb LakuPandai, dan atau layanan keuangan lainnya.

Penandatangan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari Penandatanganan Nota Kesepahaman antara bank bjb denga APDESI pada 15 September 2021. Prioritas kerjasama yang dijalin adalah terkait pemanfaatan produk dan program yang khusus dibuat oleh bank bjb dalam rangka peningkatan inovasi layanan desa dan Bumdes.

"bank bjb dan APDESI juga menyepakati kerja sama terkait pemanfaatan fasilitas Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) pemerintah desa, pemberian fasilitas pinjaman atau lending kepada pemerintah desa, dan melakukan kolaborasi ATM co-branding dengan APDESI Jawa Barat untuk seluruh kepala desa," ujar Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Kartu ATM co-branding tersebut dapat memberikan layanan prioritas untuk kepala desa pada saat akan melakukan transaksi Dana Desa di jaringan kantor bank bjb. Nantinya, para kepala desa dapat mengajukan permohonan kartu ATM Co-Branding tersebut di jaringan Kantor Cabang bank bjb terdekat.

"Diharapkan jalinan kerja sama antara kedua belah pihak dapat membantu masyarakat dan pemerintah desa setempat mengakses berbagai layanan keuangan. Sekaligus juga memudahkan pemerintah desa memberi pengelolaan layanan publik kepada masyarakatnya. Sehingga, geliat kemandirian ekonomi desa dapat terakselerasi," tandas Widi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya