Berita

Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto/Repro

Politik

Airlangga: Libur Nataru Masih Kita Dalami Akan Diumumkan Minggu Depan

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 19:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kebijakan pembatasan terkait perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2021 masih dibahas secara mendalam oleh pemerintah.

Pasalnya, pemerintah perlu berhati-hati untuk membuka masa liburan akhir tahun ini agar tidak menjadi klaster baru pandemi Covid-19.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pemerintah belum dapat menyampaikan terkait libur nataru.


"Libur nataru di dalami satu minggu ke depan sebelum diumumkan kepada masyarakat," ucap Airlangga dalam keterangan persnya secara hybrid terkiat perkembangan terkini kasus pandemi Covid-19, Senin (15/11).

Terkait hal ini, dia juga menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo pada saat rapat terbatas siang tadi. Di mana, kepala negara menekankan soal kunjungan dari luar negeri agar lebih diperhatikan.

"Bapak presiden meminta terkait dengan kunjungan di perhatikan, terutama memperhatikan kondisi di berbagai negara lain,” ucapnya.

Untuk vaksinasi, Koordinator PPKM luar Jawa-Bali ini memastikan pemerintah terus memperluas cakupan penerima sekaligus terus memonitor tingkat kasus dari berbagai negara lain.

"Kalau kita lihat dibandingkan berbagai negara lain, posisi kita relaif lebih baik. Seperti misalnya dengan kasus per 100 ribu penduduk Indoensia hanya satu. Thailand 89 (kasus), Singapura ada 454, Malaysia ada 127 dan Australia 51 kasus per 100 ribu penduduk<' bebernya.

"Sehingga kita terus memonitor kondisi sebelum dilakukan pembukaan dengan negara-negara lain," tutup Menko Perekonomian ini.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya