Berita

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menlu Selandia Baru Nanaia Mahuta, di Istana Merdeka, Senin, 15 November/Ist

Politik

Terima Kunjungan Menlu Selandia Baru, Jokowi Bahas Pembangunan Papua

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 18:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Selandia Baru, Nanaia Mahuta, ke Indonesia diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/11).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi membahas soal pembangunan di Papua bersama dengan Nanaia Mahuta. Dia menyampaikan terima kasih atas dukungan Selandia Baru terhadap integritas teritorial Indonesia.

Jokowi menegaskan dalam pertemuan tersebut bahwa penghormatan hak asasi manusia selalu menjadi perhatiannya, termasuk di Papua, sehingga pembangunan di BUmi Cendrawasih adalah prioritasnya.


"Saya memfokuskan antara lain pada pembangunan infrastruktur di Papua agar Papua terkoneksi dengan bagian lain Indonesia, agar rakyat Papua menikmati kemakmuran," ujar Jokowi.

Sebagai gambaran, Jokowi menuturkan sejumlah pembangunan infrastruktur secara masif yang telah dilakukan di Papua, antara lain Jalan Trans Papua sepanjang 3.422 kilometer, Jalan Perbatasan Papua sepanjang 1.098 kilometer, dan Jembatan Youtefa sepanjang 1,3 kilometer.

Jokowi menyatakan, pembangunan infrastruktur tersebut dimulai sejak pemerintahan pertama dirinya menjabat sebagai Presiden RI, tepatnya pada tahun 2015.

"Saya sangat berharap Selandia Baru dapat memahami perkembangan Papua secara komprehensif," imbuhnya.

Karena itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut bahwa Selandia Baru adalah mitra penting Indonesia di Pasifik. Oleh karena itu, Jokowi menginginkan agar kemitraan yang terjalin terus dapat diperkuat.

"Terima kasih atas dukungan Selandia Baru pada Pacific Exposition ke-2 yang dilakukan secara virtual," demikian Jokowi.

Di akhir pertemuan, Jokowi memberikan cendera mata berupa tas noken kepada Nanaia Mahuta yang baru saja dia beli dari kunjungan kerjanya ke Papua akhir pekan lalu.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya