Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Repro

Kesehatan

Muncul Anak Varian Delta di Indonesia, Menkes: Cucunya Dipastikan Belum Masuk

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 17:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Virus Covid-19 varian delta kembali bermutasi dan menyebar dengan kode mutasi baru yang diregistrasi dengan nama AY 4.2.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, saat ini varian baru virus Covid-19 telah muncul di Indonesia. Namun, sub varian baru atau cucu dari varian delta bernama AY 4.2 belum masuk Indonesia.

Dia mengungkapkan, saat ini cucu varian delta tersebut tengah menyebar di Inggris.


Hal itu disampaikan Budi Gunadi Sadikin dalam menyampaikan perkembangan terkini kasus pandemi Covid-19 di Indonesia secara hybrid, bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin sore (15/11).

"Jadi intuk yang varian baru memang varian delta itu kan kodenya B.1.617.2 nah itu sudah punya anak, anaknya itu depannya pakai AY 4 ada AY 23, ada AY 24," ujar Budi.

Diterangkan mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, varian delta yang terbanyak menyebar di Indonesia adalah anaknya, atau sub variannya AY 23.

Di Indonesia sendiri, lanjut Budi, varian baru dengan kode AY 4 sudah muncul, kemudian AY 23 dan sudah ada AY 24. Namun secara prinsip mutasi, Budi menuturkan bahwa semua varian delta memiliki mutasi genetik yang mirip.

Namun Budi berkesimpulan, pemerintah meyakini hingga sekarang Indonesia memiliki kekebalan yang cukup untuk mencegah fatality rate dari subvarian delta.

"Kalau misalnya masuk anaknya atau cucunya, insya Allah, harusnya kekebalan yang sudah terbentuk di masyarakat kita masih cukup untuk bisa menanggulangi penyebaran ini,” demikian Budi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya