Berita

Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono/Net

Politik

Pengawasan Lemah, Epidemiolog Minta Ketegasan dan Konsistensi Pemerintah Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 15:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sebagai alat screening perjalanan orang pengguna transportasi publik selama masa pandemi Covid-19 masih teridentifikasi lemah.

Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono menyampaikan laporan sejumlah pihak mengenai lemahnya pengawasan aplikasi Peduli Lindungi di Transportasi Publik oleh aparatur pemerintah.

Menurutnya, hal iniharus menjadi perhatian Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan juga Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator PPKM Jawa-Bali.


"Pemerintah harus tegas dan konsisten membatasi penduduk yang belum divaksinasi yang menggunakan transportasi publik, masuk ke ruang publik dan lain-lain, dengan aplikasi Peduli-Lindungi," ujar Pandu melalui akun Twitternya, Senin (15/11).

"Banyak yang melaporkan lemahnya pengawasan penggunaan Aplikasi tersebut," demikian Pandu Riono.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya