Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Sandiaga Ingin Kelompok Difabel Kecipratan Untung dari Kebangkitan Sektor Pariwisata

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 14:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebaran Covid-19 yang mulai terkendali jadi momentum untuk membangkitkan kembali industri pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air.

Salah satu aksi nyata yang dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno adalah menghadirkan lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif bagi para penyandang disabilitas.

Selain memanfaatkan momentum pengendalian corona, Sandi menegaskan bahwa aksi itu dilakukan juga dalam rangka menjalankan amanah UU 8/2016. Di mana UU tersebut memberikan peluang kerja bagi para penyandang disabilitas.


“Untuk mereka kami memiliki program khusus. Program-program yang berpihak kepada masyarakat, untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan," katanya dalam talkshow bertema Covid Melandai Pariwisata Bangkit, Senin (15/11).

Dalam hal ini, Kemenparekraf membeli kerajinan tangan ramah lingkungan yang dihasilkan para difabel. Kerajinan tangan itu nantinya akan digunakan sebagai souvenir para tamu yang akan datang ke Indonesia pada perhelatan G-20 tahun depan.

"Kemarin saya di Desa Wisata Kampung Kopi Rigis Jaya, kita langsung menggelontorkan program pemesanan 600 tas yang dikerjakan oleh temen-temen milenial disabilitas," kata Sandi.

Dengan program tersebut, Menteri Sandi berharap masyarakat, khususnya para difabel, turut kecipratan untung dari kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Harapan kita untuk membuka pasar, menambah modal kerja, dan juga jaring pengaman usaha khususnya untuk disabilitas ini bisa menjadi reaktivasi industri pariwisata melalui tindakan atau kebijakan yang betul-betul tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya