Berita

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)/Ist

Politik

Masih di Puncak, Elektabilitas PDIP Belum Mampu Digoyang Golkar dan Gerindra

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 12:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menempati urutan teratas dalam survei elektabilitas partai politik. Disusul Partai Gerindra di posisi runner up dan Golkar di posisi ketiga.

Hal itu terpotret dalam temuan survei nasional Politika Research & Consulting (PRC) bertajuk "Potret Kinerja Pemerintahan dan Kandidat Capres-Cawapres 2024" yang digelar pada medio 8 Oktober hingga 4 November 2021.

"Partai politik dengan elektabilitas tertinggi adalah PDIP 22 persen. Partai berikutnya adalah Gerindra 14 persen, Golkar 9 persen," kata Direktur Eksekutif Politika Research & Consulting, Rio Prayogo saat memaparkan hasil surveinya, Senin siang (15/11).


Rio melanjutkan, pada urutan berikutnya ada PKB dengan elektabilitas 7 persen, dan Demokrat 6 persen. Lalu PKS 5,6 persen, PPP 3,7 persen, Nasdem 3,1 persen, PAN 0,9 persen, Perindo 0,7 persen, Hanura 0,5 persen, Gelora 0,4 persen, PSI 0,3 persen.

Kemudian, Garuda, Berkarya, PBB, Masyumi, masing-masing sama elektabilitasnya hanya 0,2 persen.

"Sementara kecenderungan pemilih pemuda hampir sama, hanya berbeda pada Demokrat dan PKB (urutan ketiga dan keempat)," demikian Rio.

Survei PRC menggunakan metode multistage random sampling pada 8 Oktober hingga 4 November 2021. Jumlah responden 1.220 dari 34 provinsi dan 122 kabupaten/kota dengan wawancara tatap muka. Responden adalah penduduk berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Survei PRC ini memiliki tingkat kepercayaan (significant level) 95 persen dengan margin of error sebesar 2,9 persen.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya